Aspal Bopeng di Kircon Mengancam Penunggang 'Kuda Besi'

Aspal Bopeng di Kircon Mengancam Penunggang 'Kuda Besi'

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 18 Mar 2010 10:41 WIB
Aspal Bopeng di Kircon Mengancam Penunggang Kuda Besi
Bandung - Jalan berlubang di sejumlah kawasan di Kota Bandung, membuat tak nyaman pengguna kendaraan. Bahkan, bila tak waspada, bahaya bisa mengancam.

Sejumlah warga Kota Bandung mengeluhkan kondisi Jalan Ibrahiem Adji atau dikenal Kiaracondong (Kircon), terutama di seberang bekas bioskop 21 menuju lampu merah Jalan Soekarno Hatta. Jalan berlubang di kawasan tersebut boleh dikata sangat parah. Keluhan ini datang dari para penunggang 'kuda besi'.

"Sebagai warga Bandung yang setiap hari melewati Jalan Kiaracondong, tentu saya tak merasa nyaman. Jalan berlubangnya sangat parah. Pokoknya mah bahaya bagi pengendara sepeda motor," ujar M. Ihsan (27) saat dihubungi detikbandung, Kamis (18/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik motor jenis sport ini menambahkan, kondisi ukuran lubang-lubang variasi. Menurut amatannya, ukuran lubang itu 50 sentimeter hingga satu meter.

"Mungking ada yang lebih dari satu meter juga. Lubang itu bisa membuat ban sepeda motor terhentak. Pihak terkait harus segera memperbaikinya," jelas pria yang berkantor di kawasan Jalan Soekarno-Hatta.

Dia menambahkan, kondisi jalan berlubang belum diperbaiki hingga saat ini. Yang dia tahu, sejak Mei 2009 lalu, jalan berlubang itu sudah menghiasi Jalan Ibrahim Adjie. Padahal, arus lalu lintas kendaraan di kawasan tersebut sangat padat.

Senada diungkapkan Arief Septanto (28) saat berbincang dengan detikbandung. Ia yang setiap hari melewati jalanan bopeng itu menggunakan sepeda motor jenis matic, tetap saja tak bisa menghindari 'ranjau'.Β Β 

"Yang lebih waspada itu para pengguna sepeda motor. Apalagi sekarang musim hujan. Genangan air sampai menutup lubang. Saya yang setiap hari lewat, enggak bisa membedakan mana lubang dan tidak ada lubang. Bila ini dibiarkan, tentu saja mengancam nyawa," ungkap pria yang tinggal di kawasan Margahayu Raya.

(bbp/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads