"Sebelum jenazah Ilham dimakamkan di Garut, keberadaan Ade tidak diketahui lagi. Statusnya saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian. Diduga kuat Ade itu kabur," jelas Kapolsek Bandung Kulon AKP Apong Wasrun saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (5/3/2010).
Pihak kepolisian melibatkan tim forensik RSHS Bandung membongkar makam bocah balita itu pada Rabu (3/3/2010), di Kampung Cipeuteuy, Desa Mekarsari, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Setelah dilakukan autopsi di tempat, kesimpulan sementara mengarah adanya penganiayaan terhadap Ilham. Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik.
"Dari keterangan para saksi yang sudah diperiksa, mengarah kepada Ade sebagai orang yang diduga menganiaya Ilham.
Terungkapnya kasus ini setelah ayah kandung Ilham yaitu Iwan Setiawan (29) melihat kejanggalan di tubuh anaknya. Dia menemukan luka lebam di bagian punggung dan perut saat memandikan jenazah Ilham. Selain itu terdapat bekas seperti sulutan rokok di bagian pipi dan dahi. Iwan pun melaporkan temuannya itu ke Polsek Bandung Kulon pada Minggu (28/2/2010) sore.
Keluarga awalnya mengira Ilham meninggal karena sakit. Ilham tinggal di Cibuntu Haur Koneng, RT 2 RW 6, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung. Balita tersebut meninggal pada Jumat (26/2/2010). Jenazah Ilham dimakamkan di Garut pada Minggu (28/2/2010).
(bbp/lom)











































