Hal ini dituturkan Tono (nama samaran-red) salah satu penyedia jasa layanan pembuatan skripsi di dekat universitas ternama di Bandung. "Sekarang sudah tidak lagi pakai plang nama. Riskan soalnya. Apalagi sejak isu HaKI itu ramai dibicarakan," tuturnya ketika berbincang dengan detikbandung.
Namun, menurut Tono sejak para penyedia jasa layanan pembuatan skripsi masih menggunakan papan nama, mereka tidak pernah menuliskan 'Jasa Pembuatan Skripsi'. "Kita tidak pernah menulis seperti itu kok. Yang ada Jasa Konsultasi Skripsi," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sendiri tidak pernah pakai plang nama. Selain makan biaya juga jadi sasaran oknum tertentu untuk minta jatah. Saya cenderung menerima order dari penawaran langsung. Tapi sepengamatan saya, penyedia jasa yang lain juga mulai menurunkan plang namanya sejak tahun 2007an lah," ucapnya.
Meski begitu, Tono dan Karto mengakui jika tidak sedikit penyedia jasa skripsi yang kini menggunakan plang jasa pengetikan atau penerjemahan. "Itu memang ada, tapi saya tidak mau menyebutkan mana-mana saja," tandas Tono.
(dip/lom)











































