Ketiga rumah tersebut adalah milik Duloh (85), Dedeh (60), Ayat (40).
"Hari kamis (4/2/2010) kan banjir, Jumat (5/2/2010) sudah mulai retak-retak, tadi subuh ambrol," kata Dadang (50) yang merupakan anak dari Duloh, saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (9/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untungnya, kata Dadang, tidak ada korban jiwa atau harta benda. "Tidak ada korban, kan kita sudah tau sebelumnya ada retak, barang juga tidak ada, hanya rumah saya bagian depan habis," kata Dadang yang sudah tinggal di daerah tersebut sejak tahun 1970.
Dadang menambahkan, sekitar pukul 17.30 WIB bagian depan rumah Dedeh kembali ambrol terkikis air, namun tidak sampai meruntuhkan rumahnya. "Tadi ambrol lagi, bagian depannya. Kalau nanti hujan besar lagi, bisa jadi rumah yang lain ambrol juga," terang Da
(avi/tya)











































