DetikNews
Jumat 05 Februari 2010, 09:49 WIB

34 Tahun Beroperasi, PLTG Sunyaragi Tetap Kokoh

- detikNews
34 Tahun Beroperasi, PLTG Sunyaragi Tetap Kokoh
Bandung - Meskipun berdiri sejak 34 tahun lalu, Pembangkit Listrik tenaga Gas (PLTG) Sunyaragi yang berada di Jalan Brigjen Dharsono, Cirebon hingga kini masih berdiri kokoh. Disana terdapat 4 unit turbin merk Alsthom yang dikelola oleh PT Indonesia Power, usia turbinnya pun sama dengan usia PLTG Sunyaragi, yakni 34 tahun.

Turbin 1 lahir pada 24 Juni 1976, turbin 2 dan 3 lahir pada 21 Januari 1976, sementara untuk turbin 4 lahir pada 30 Desember 1976. Walaupun usia sudah cukup tua, namun keempat turbin tersebut, kata Edi, masih akan tetap dipakai dan tidak ada rencana untuk menggantinya.

\\\"Rencana penggantian turbin baru tidak ada, karena kita juga tercover dari PLTU besar seperti Indramayu, dan Kanci,\\\" ujarnya.

Dijelaskan Supervisor Senior PLTG Sunyaragi Edi Suprianto, pengoperasian PLTG tersebut menggunakan gas sebagai bahan bakar utama, dan HSD (High Speed Diesel) sebagai bahan bakar cadangan.

\\\"Masing-masing turbin berkapasitas 20 Mega Watt, dan daya yang dihasilkan dari pembangkit ini adalah 72 Mega Watt,\\\" jelasnya.

Meski dinamai pembangkit listrik tenaga gas, namun kata Edi dalam prosesnya tetap menggunakan minyak.

\\\"Namanya memang turbin gas, namun yang dimaksud tubin gas sendiri adalah ruang bakar yang sudah berupa gas dari hasil pembakaran liquid natural,\\\" kata Edi sambil menambahkan minyak tesebut berasal dari Indramayu.

Ada dua pola pengoperasian 4 turbin di PLTG Sunyaragi ini, yakni secara continous operation untuk bahan bakar gas, dan standby operation untuk bahan bakar HSD.

Proses produksinya, pertama bahan bakar berupa solar atau HSD dialirkan dari kapal atau tongkang kedalam rumah pompa BBM HSD, kemudian dipompa kembali denhan pompa bahan bakar, lalu dimasukkan kedalam ruang bakar (combustion chamber), untuk menghasilkan energi panas sebagai pemutar turbin gas.

Sementara itu, sebagai pemutar awal saat turbin belum menghasilkan tenaga, digunakan motor listrik\/diesel yang berfungsi memutar compresor sebagai penghisap udara luar dengan lebih dulu melalui air filter untuk sebagian kecil pembakaran dan sebagian besar pendingin turbin.

Perputaran poros generator kemudian menghasilkan energi listrik yang tegangannya masih rendah.

Setelah itum tenaga listrik yang dihasilkan dari generatir turbin gas dikirim ke trafo utama 11,5\/150 kV, seterusnya kemudian dialirkan melalui tiang transmisi di switch yard dan kemudian dikirim ke Gardu Induk melalui transmisi tegangan tinggi dan tegangan ekstra tinggi.

Sejak 1976 beroperasi, PLTG Sunyaragi ini pun telah mendapatkan berbagai macam penghargaan seperti ISO 14001, ISO 9001.




(avi/tya)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed