Menurut ketua panitia Narawastu Indrapradna, acara yang digelar pada Minggu (31/1/2010), adalah acara non profit. Dimana seluruh keuntungan dari acara ini akan disumbangkan ke LSM milik SBM, Satoe Indonesia.
"Keuntungan acara ini akan disumbangkan untuk Satoe Indonesia. LSM milik SBM ITB ini fokus kegiatannya adalah community development. Salah satunya adalah pembangunan desa di Ciwidey," tutur Narawastu kepada detikbandung ketika dihubungi melalui telepon selularnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Acara ini adalah kali kelima kami menggelar Turnamen Golf. Ada 128 peserta yang berasal dari alumni ITB dan umum," terang Narawastu.
Selain turnamen golf, acara juga dimeriahkan oleh suguhan tarian tradisional dari anak-anak Rumah Pintar dan Lelang Produk Kreasi Mahasiswa SBM.
"Kebetulan Satoe Indonesia telah mendirikan Rumah Pintar di Ciwidey, nah anak-anak didiknya nanti akan menari disini. Selain itu, di kampus SBM, para mahasiswa diwajibkan membuat 'perusahaan-perusahaan' yang produknya akan kami lelang. Hasil lelangnya akan kami bagi dua. Sebagian ke mahasiswa dan sebagian lagi untuk Satoe Indonesia," tandas Naraswatu.
(dip/dip)











































