Mie yang diangkut dengan angkutan kota (angkot) itu langsung diserbu bonek. Bonek pun mengambil paksa kardus-kardus mie di dalam mobil. Akibatnya salah seorang petugas yang mengamankan mobil tidak bisa menghindari ratusan suporter yang meringsek angkot.
Aparat keamanan yang berjaga langsung mengamankan suporter yang merebut paksa mie. Namun upaya aparat tidak digubris ratusan suporter yang dari tadi menunggu nasi bungkus dari panitia.
Beberapa kali aparat meminta bonek untuk tertib. Namun lagi-lagi polisi gagal. Tak sampai 5 menit mie instan pun ludes.
Kericuhan tak berhenti disana. Ketika ratusan bonek membawa mie, bonek lain menyerbu mie yang ada dalam kardus.
Merekapun membagi jatah mie itu sekadarnya dengan suporter lainnya. Sementara itu terlihat sebagian suporter sudah diangkut dengan truk menuju Stasiun Rancaekek untuk selanjutnya dibawa ke Surabaya Minggu (24/1/2010) dini hari. (dip/dip)











































