"Kita selalu melakukan hubungan kerja dengan mitra lain terutama dengan BUMD biasanya tidak pernah ada wartawan," kata Robby seusai bertemu dengan jajaran direksi BJB di kantor DPRD Jabar, Senin (18/1/2010).
Pertemuan yang berlangsung selama 3 jam itu dimaksudkan untuk meminta klarifikasi kepada BJB terkait temuan KPK yang menyebutkan adanya fee kepada pejabat di Jabar di periode 2002-2007.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pertemuan itu, imbuh Robby, pihak dewan belum menentukan apakah akan memanggil pejabat lainnya seperti Dewan Komisaris BJB. "Pejabat Bank Jabar yang paling tinggi yang tadi," jawab Robby singkat.
Dalam pertemuan itu, turut hadir Direktur Utama BJB Agus Ruswendi didampingi Direktur Dana dan Jasa BJB Tatang Sumarna serta jajaran direksi lainnya.
(ahy/lom)











































