"Saat ini kunjungan wisatawan mancanegara baru mencapai 700 ribu orang dan wisatawan domestik 32 juta orang," kata Heryawan dalam rilis yang diterima detikbandung, Jumat (1/1/2010).
"Kami mengakui rendahnya kunjungan wisatawan disebabkan masih rendahnya kualitas pelayanan jasa pariwisata Jawa Barat," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perhatian pemerintah terhadap dunia kepariwisataan di Jabar harus diwujudkan dengan adanya objek daerah tujuan wisata unggulan.
Saat ini, kata dia, Pemprov memberikan bantuan tidak langsung sebesar Rp 11 miliar kepada Kabupaten Ciamis sebagai pengelola objek daerah tujuan wisata Pangandaran.
"Bantuan ini digunakan untuk penataan sarana dan fasilitas pendukung pariwisata pada 6 lokasi kawasan pariwisata Pangandaran," ujar gubernur.
"Hal ini dilakukan agar target kunjungan wisatawan ke Jabar dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan,β sambung Heryawan.
Sedangkan sektor kebudayaan, menurut Heryawan,Β masih banyak kekayaan seni dan budaya yang belum memiliki hak karya intelektual (HKI), belum tersedianya sarana gedung pertunjukan seni budaya yang refresentatif dan bertaraf internasional.
"Banyak situs dan tinggalan budaya yang belum terawat dan terpelihara secara sempurna yang dapat diartikan belum sepenuhnya situs-situs tersebut laik untuk dapat dikunjungi sebagai objek wisata budaya," terangnya.
(ahy/ern)











































