"Rencananya Ajeng akan dipulangkan besok, Selasa (15/12/2009). Saat ini kondisinya sudah sangat baik. Bisa dibilang sudah kembali normal," tutur dokter yang menangani Ajeng, dr.Budi Setia Budiawan, dari Sub Bagian Alergi Imunologi Ilmu Kesehatan Anak RS Hasan Sadikin ketika dihubungi detikbandung melalui telepon selularnya Senin (14/12/2009).
Budi menambahkan pemberian obat pada pasien sudah mulai dihentikan mulai hari ini. "Satu-satunya obat yang masih diberikan adalah salep untuk merangsang pertumbuhan kulit di bagian punggung. Itupun sebenarnya tidak diberi juga tidak apa-apa, lukanya sudah tidak ada kok," lanjut Budi.
Saat ini, Ajeng sudah bisa makan seperti biasa. Bahkan porsi makannya meningkat luar biasa. "Sejak dipindah dari Pediatric Insentive Care Unit (PICU) ke ruang rawat biasa, nafsu makan Ajeng terus meningkat. Bahkan sekarang, badannya nampak jauh lebih gemuk," sambung Budi.
Rencananya, besok hari Ajeng akan dipulangkan sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini, Ajeng masih dirawat di Ruang A2 Kamar 8 RSHS.
Ajeng Putri (8), anak kedua pasangan Radiwan (44) dan Ainah (33), tergolek lemas di ruang PICU anak RSHS dengan luka melepuh sekujur tubuh seperti luka bakar semenjak sebulan lalu. Kondisinya seperti itu, setelah dia minum obat Supramox yang diberikan perawat di puskesmas Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Belakangan diketahui, obat yang diberikan salah dosis.
(dip/ern)











































