Keberadaan papan reklame yang menggunakan tahanan sebagai model iklannya, baru diketahui polisi. Namun untuk memprosesnya, polisi masih menunggu pengaduan dari si model iklan.
Hal ini disampaikan Kapolres Bandung Tengah AKBP Supartha Yadnya, saat ditunjukkan oleh wartawan foto papan reklame tersebut, ketika ditemui saat pengamanan aksi unjuk rasa Hari Antikorupsi di Gedung Sate, Rabu (9/12/2009).
Dijelaskan Supartha, ia belum mengetahui keberadaan foto tahanan yang dipasang di papan reklame tersebut. "Nanti kita akan cari informasi dahulu, tetap akan dilakukan penyelidikan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak pernah memberikan izin pemotretan. Kalau yang bersangkutan keberatan terkait foto itu, silakan lapor polisi," ujarnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bandung Tengah AKP Zulkarnain Harahap yang ditemui di tempat yang sama mengatakan, kemungkinan foto tersebut diambil saat jam besuk.
"Kemungkinan saja, foto itu diambil saat sedang membesuk. Kalau dari kita, tidak pernah memberikan izin untuk memberikan foto," jelasnya.
Dijelaskan Zulkarnain, foto identifikasi yang diambil polisi selalu dilengkapi papan yang menjelaskan identitas yang difoto.
Untuk melakukan penyelidikan, Zulkarnain mengatakan pihaknya menunggu laporan dari orang yang fotonya tercantum. "Siapkan dulu suratnya, nanti kita akan jemput," ujarnya.
(lom/lom)










































