Hal ini disampaikan Heryawan dalam acara silaturahmi dan sarapan pagi dengan para pengusaha UKM di Gedung Negara Pakuan, Jumat, (20/11/2009) pagi.
"Kita harus tidak puas menjadi pengusaha kecil terus menerus dan harus tumbuh menjadi pengusaha besar. Perencanaan yang kuat dan peningkatan kapasitas harus dilakukan para pelaku UKM, sedangkan tugas pemerintah membimbingnya," tegas Heryawan, dikutip dari surat elektronik yang diterima detikbandung.
Sekitar tujuh puluh lima perwakilan pengusaha hadir dalam acara ini. Hadir juga Kepala Dinas KUKM juga Ketua Kadin Jawa Barat.
Lebih lanjut Heryawan menyatakan usaha yang dirintis di sektor UKM sangat tepat, karena sektor ini mampu menjadi sabuk pengaman saat perekonomian dilanda krisis global. Ke depan, para pengusaha harus didorong agar tumbuh lebih banyak dan lebih cepat.
"Syarat sukses bagi para pengusaha harus jeli membaca pasar, terobosan alternatif permodalan, pengemasan, promosi, dan membaca laba rugi dengan baik. Meningkatkkan kapasitas perekonomian tidak mungkin tanpa didorong dengan berusaha penuh ketekunan dan keikhlasan atau profesionalisme," ujar Heryawan.
Ditambahkannya, sebuah negara dikatakan maju jika 2,5 persen penduduknya menjadi pengusaha. Di Indonesia, jumlah pengusaha masih kurang dari 1 persen dan sebagian besar masih di sektor UKM.
(lom/lom)











































