Satpam Perusahaan di Jalan Naripan Lebih Waspada

Perampokan di Money Changer Naripan

Satpam Perusahaan di Jalan Naripan Lebih Waspada

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 07 Okt 2009 09:02 WIB
Satpam Perusahaan di Jalan Naripan Lebih Waspada
Bandung -

Pasca perampokan money changer TMC di Jalan Naripan kemarin, sejumlah perusahaan terutama perbankan hari ini, Rabu (7/10/2009) tampak waspada. Pantauan detikbandung, para satpam bersiaga di halaman kantornya masing-masing.

Sepeti dikatakan Edi Siswadi, salah seorang satpam money changer PT Tri Vanza Mandiri Jalan Naripan, yang jaraknya 100 meter dari money Changer TMC. Menurut Edi, setelah kejadian kemarin, dirinya lebih waspada dan siaga.

"Agar tidak terulang kembali kasus seperti kemarin, saya selalu mencurigai bila melihat gerak-gerik orang yang tidak dikenal. Kalau perlu, saya tanya dan akan saya catat nomor kendaraan atau plat nomor kendaraan yang bertransaksi di money Changer ini," ujar Edi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edi menambahkan dirinya sudah 6 bulan bekerja di money changer tersebut. Tiap harinya dia menginap di kantor. "Jadi, saya siaga 24 jam," ujarnya.

Tak jauh dari Jalan Naripan, dua satpam di sebuah bank perkreditan rakyat juga tampak berjaga. Satu orang di tempat parkir dan satu orang lainnya di pintu masuk bank.

Dikatakan salah seorang satpam Supriadi, dengan kejadian kemarin tentu saja pihaknya meningkatkan kewaspadaan. "Yang pertama mencurigai orang-orang yang tak dikenal selalu dan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ujar Supriadi.

Diakui Supriadi setiap harinya patroli polisi selalu melintas di kawasan perkantoran atau perusahaan di sepanjang Jalan Naripan.

"Ya memang rasa khawatir ada karena kejadian kemarin, khususnya untuk daerah perkantoran kita harus berjaga," ujarnya.

Sementara itu, kantor money changer TMC hari ini tutup dan tidak beraktivitas.

Money changer TMC dirampok kemarin oleh sejumlah pria yang di antaranya menggunakan senpi. Diduga pelaku berjumlah tujuh orang. Saat melakukan aksinya mereka tidak menggunakan penutup kepala.

Kejadian tersebut tidak diketahui oleh warga sekitar padahal aktivitas di Jalan Naripan saat itu sedang ramai.

Para perampok berhasil menggondol uang sebesar Rp 1,5 juta milik karyawan, Rp 10 juta miik perusahaan dan US$ 15.000 milik perusahaan.

(ema/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads