Kebon Binatang Bersih dari Belasan Kios PKL

Kebon Binatang Bersih dari Belasan Kios PKL

- detikNews
Senin, 05 Okt 2009 14:20 WIB
Kebon Binatang Bersih dari Belasan Kios PKL
Bandung - Sebanyak 18 PKL di Kebon Binatang Bandung secara sukarela membongkar kiosnya sendiri. Hal itu dilakukan untuk menunjukan bahwa mereka patuh pada peraturan pemerintah.

Menurut Koordinator PKL Kebon Binatang Iwan Sutisna pihaknya melakukan pembongkaran pada Minggu (4/10/2009) malam pukul 20.00 WIB. "Sesuai dengan instruksi camat Coblong, kemarin jam 8 malam kita lakukan pembongkaran. Pembongkaran tidak ada paksaan, itu keikhlasan kami sendiri," ujarnya.

Sesuai instruksi, lanjut Iwan, seharusnya pembongkaran dilakukan hari ini, namun pihaknya melakukan pada malam hari untuk menghindari macet. "Kalau dilakukan siang-siang pasti macet. Akhirnya kita melakukan pembongkaran pada malam hari hingga shubuh," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikbandung, bekas kios para PKL sudah rata dengan tanah dan sisa-sisanya sedang dibersihkan Dinas Kebersihan Kota Bandung. Kios-kios PKL tersebut pindah ke trotoar di seberang Kebon Binatang. Para pedagang  sedang menata kiosnya kembali agar bisa berjualan.

"Mereka pindah ke depan Kebon Binatang hanya untuk sementara. Kita di sini enggak akan selamanya, karena ini juga kan trotoar, mungkin hanya sekitar 10 hari sampai proyek pembangunan trotoar selesai," ujar Iwan.

Menurut Iwan pagi tadi camat Coblong, kapolsek Coblong dan Satpol PP mendatangi PKL. Namun mereka kaget karena kios sudah dibongkar.

"Kita mau melawan juga tidak akan dapat apa-apa, justru nama PKl tercemar, jadi kita lakukan sesuai prosedur karena kita pun memang salah," ujar Iwan.

Meski demikian, Iwan tetap meminta Pemkot untuk merelokasi ke-18 PKl tersebut. "Kita tetap meminta pemerintah untuk memindahkan kita namun tidak jauh dari area Kebon Binatang," jelasnya.
 
Selain itu, Iwan mengatakan pihaknya sudah mengajukan pada pihak Kebon Binatang agar bisa berjualan di area parkir Kebon Binatang.

"Kita sudah mengajukan kepada pihak Kebon Binatang agar bisa berjualan di dalam, namun hingga saat ini belum ada respon dari pihak Kebon Binatang," ungkapnya.

(ema/ern)


Berita Terkait