Murah dan Tidak Repot Naik Angkot Borongan

Murah dan Tidak Repot Naik Angkot Borongan

- detikNews
Rabu, 23 Sep 2009 15:43 WIB
Murah dan Tidak Repot Naik Angkot Borongan
Bandung - Di musim libur seperti Lebaran, urusan transportasi sering jadi masalah. Kalau mau yang murah dan tidak repot, memborong angkot bisa jadi alternatif pilihan.

Memborong angkot biasanya dilakukan keluarga yang jumlahnya 10-12 orang. Banyak alasan mengapa memborong angkot, antara lain tidak repot naik turun angkutan juga lebih murang dibanding taksi.

Untuk daerah asal Cimahi dengan tujuan Kebun Binatang Bandung di Taman Sari, tarifnya berkisar Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu. Tidak ada tarif baku, tergantung kesepakatan penumpang dan sopir angkot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ekin (39) asal Cimahi, mengaku setiap kali Lebaran keluarganya selalu berkunjung ke Kebun Binatang Bandung dengan memborong angkot. "Lumayan kalau ngeborong angkot lebih hemat. Saya dari Cimahi bisa naik satu kali, tidak usah mutar-mutar," ujarnya.

Pantauan detikbandung, Rabu (23/9/2009), ada beberapa angkot yang trayeknya tidak lewat Taman Sari,Β  parkir di Kebun Binatang Bandung. Mereka menanti untuk diborong, juga ada yang menunggu penumpang setelah sebelumnya membuat janji.

Menurut DN, sopir Cisitu-Tegalega, sistem borongan sangat membantunya untuk mengejar setoran. "Biasanya kalau Lebaran ramai, warga banyak yang minta borongan. Lumayan daripada penumpang biasa yang sepi," ujarnya.

Cepi (25), sopir angkot St.Hall-Cimahi-Padalarang pun menyatakan hal serupa. Dirinya sedang menunggu satu keluarga yang memborong angkotnya. "Saya nunggu yang sedang di dalam, tadi berangkat didrop. Jam tiga sore katanya mau pulang lagi, jadi saya tunggu," tutur Cepi.

Dalam satu hari, para sopir bisa mendapat tiga kali lipat dari hari biasa. "Kalau hari biasa sepi, kalau lebaran gini bisa bawa uang lumayan ke rumah. Sekitar 300 ribuan," sambungnya.

(lom/lom)


Berita Terkait