Percepat Pemulihan, Mahasiswa Tak Pulang Kampung

Gempa di Jabar

Percepat Pemulihan, Mahasiswa Tak Pulang Kampung

- detikNews
Sabtu, 19 Sep 2009 15:27 WIB
Percepat Pemulihan, Mahasiswa Tak Pulang Kampung
Bandung - Meski tanggap darurat telah berlalu, bukan berarti pemulihan psikologis para korban gempa selesai. Beberapa mahasiswa yang masuk dalam tim pemulihan mental dan tidak pulang kampung digalakkan guna mempercepat pemulihan mental korban.

Hal itu dikatakan oleh Pembina Satu Untuk Jabar sekalius istri Gubernur Jabar Netty Heryawan, seusai melepas 3 ribu paket kado lebaran ke enam titik kecamatan yang ada di Tasik dan Garut, Sabtu (19/9/2009).

"Ada tim trauma healing yang terdiri dari mahasiswa yang tidak pulang kampung yang tetap bertahan dan membantu pemulihan mental korban," kata Netty.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teknis yang diberikan, kata Netty, adalah dengan memberikan keceriaan kepada korban khusunya anak-anak.

Selain itu, imbuh Netty, agar pendidikan anak korban gempa, Unicef rencananya akan memberikan bantuan sekolah darurat atau school in box. Sekolah darurat tersebut akan ditempatkan di titik-titik yang memerlukannya.

"Verifikasi akan dilakukan seusai lebaran," kata Netty.

Ia mengatakan, tidak hanya sekolah darurat yang disumbangkan Unicef untuk anak-anak korban gempa, namun juga sarana belajar lainnya yang dapat mengembalikan fungsi belajar mereka.

(ahy/lom)


Berita Terkait