Β
"Tadi siang baru menerima laporannya. Saat ini kami masih menyelidiki kasus tersebut. Data-datanya sudah kami pegang antara lain nomor HP pelaku," kata Imam di Mapolwiltabes Bandung.
Menurut Imam, pengancam bom menyampaikan via SMS ke layanan SMS online servis RSHS Bandung pada Senin (17/8/2009), sekitar pukul 20.26 WIB. Dalam SMS itu ditulis 'bom meledak jam 11.00 malam'.
"Namun karena kemarin itu Humas RSHS libur, SMS tersebut baru dibuka pagi tadi," terang Imam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ancaman teror ini baru diketahui oleh pihak rumah sakit pada pukul 07.00 WIB, Selasa (18/8/2009). Padahal dari isi SMS tersebut, dikatakan bom akan diledakan pada pukul 23.00 WIB, Senin malam (17/8/2009).
(bbp/ern)











































