Anggota Tim Dokter Penanganan Penyakit Infeksi Khusus RSHS dr Primal Sudjana menyatakan, S masuk dalam keadaan gagal nafas dengan riwayat kondisi demam selama seminggu, sesak nafas dan juga batuk pilek.
"S masuk ke ruang flamboyan karena masuk kategori berat dan ada riwayat kontak dengan bibinya yang baru pulang dari Singapura," terang Primal saat ditemui wartawan di ruang flamboyan RSHS, Senin (10/8/2009). Sedangkan bibi S, ujar Primal, kondisinya tidak dalam keadaan sakit.
Sejak pertama kali masuk, S sudah dipakaikan ventilator. Keadaannya dibuat tidur atau tidak sadar karena masih anak-anak. "Kalau dipasang ventilator takut berontak kan harus mengikuti alur pernafasan mesin ventilator," tutur Primal.
Menurut Primal, sample air liur dan cairan hidung sudah dikirimkan ke Balitbankes sejak hari pertama. "Mungkin waktu kita kirim pas hari libur jadi hari ini baru diteliti," ujarnya. (ema/lom)











































