Tidak ada data pasti mengenai sejarah warna 'tusuk sate' di Gedung Sate. Namun, berdasarkan koleksi foto usang bergambar Gedung Sate yang dimiliki penulis buku 'Album Bandoeng Tempo Doeloe', Sudarsono Katam, warna tiang itu tak berwarna.
"Tidak ada data pasti. Tapi tiang itu tak berwarna atau disesuaikan dengan warna tiang. Dari beberapa koleksi foto Gedung Sate jaman dahulu, terlihat memang seperti warna hitam," jelas Katam saat dihubungi detikbandung via ponselnya, Kamis (23/7/2009).
Kolektor buku-buku tua ini mengaku tidak mempermasalahkan perubahan warna tiang 'tusuk sate' yang saat ini hijau muda. "Mau warna apa saja enggak masalah. Atau mau warna emas juga bagus," papar Katam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dana pengecatan sebesar Rp 5 juta yang diambil dari anggaran rutin pemeliharaan APBD," katanya ditemui di Gedung Sate, Kamis (23/7/2009).
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (bbp/ern)










































