"Kita pikir pelakunya profesional," kata Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno kepada wartawan di Aula Mapolwiltabes Bandung, Jalan Merdeka, Selasa (21/7/2009).
Sebelumnya, Kapolwiltabes mengatakan jika pelaku menelepon dengan nada layaknya orang mabuk. "Tapi itulah adanya," ujar Kapolwil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat sama, Kasatreskrim Polwiltabes Bandung AKBP Arman Achdiat mengatakan, dirinya pun tak mengira jika pelaku mengalami autis.
"Jam 6 sore saya telepon, dia menjawab jujur kalau dia sedang di warung Aa dekat Hotel Preanger, saya kira pelaku masih dalam keadaan mabuk," ujar Arman.
Hotel Sheraton Bandung menerima ancaman bom pada pukul 08.51 WIB. Ancaman diterima resepsionis hotel melalui telepon. Resepsionis hotel sempat menuturkan bahwa penelepon berbicara seperti orang mabuk. Polisi yang mendapat laporan mengenai ancaman ini langsung menyisir hotel, tetapi tidak ditemukan benda mencurigakan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/lom)











































