Permintaan Manggala Garuda Putih untuk mengganti biaya pengobatan dan tidak mempekerjakan TNI di klub mereka telah disetujui pihak manajeman Caesar Palace.
Adapun pertemuan antara Manggala Garuda Putih dan manajemen Caesar Palace ini difasilitasi Kapolsek Sumur Bandung AKP Irfan Nugraha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya selaku perwakilan sekuriti menuturkan memohon maaf sebesar-besarnya dan akan menanggung biaya pengobatan Jaka," tutur Heri .
Terkait adanya dugaan anggota TNI yang terlibat dalam insiden ini, Heri membenarkannya.
"Memang ada tiga anggota TNI yang bekerja di sini, namun sekarang sudah diserahkan ke POM masing-masing. Ke depan kami akan pakai warga sipil saja untuk menjadi sekuriti," sambung Hari
Dipihak lain Muli Wirantakusumah selaku Ketua Manggala Garuda Putih menuturkan telah menerima kesepakatan yang ditawarkan pihak Caesar Palace. "Kami sudah melaporkan kasus ini secara tertulis ke Polri, Polwiltabes, POM TNI dan Mabes TNI dan Pemkot Bandung. Untuk saat ini kami bisa menerima permohonan maaf dan tanggungan atas biaya perawatan Jaka," tutur Muli.
Namun begitu Muli dan anggota Manggala Garuda Putih lainnya tetap menginginkan adanya proses hukum terkait kasus ini.
"Kami harap kasus ini tetap diproses sesuai hukum," ujar Muli
Sementara itu Kapolsek Irfan Nugraha menambahkan bahwa kasus ini sudah diselesaikan antara kedua belah pihak. "Keduanya sepakat tidak akan ada aksi serupa lagi," tandasnya. Sekitar pukul 22.25 WIB massa pun bubar secara tertib.
(dip/lom)










































