Mahal Perawatan, Pemilik Pilih Jual ke Pengembang

Bangunan Cagar Budaya Jadi Hotel

Mahal Perawatan, Pemilik Pilih Jual ke Pengembang

- detikNews
Senin, 23 Mar 2009 13:47 WIB
Mahal Perawatan, Pemilik Pilih Jual ke Pengembang
Bandung - Beralih fungsinya bangunan cagar budaya menjadi tempat komersil disebabkan karena pemilik bangunan berdalih tidak memiliki dana untuk merawat bangunan yang masuk kriteria dilindungi.

Peryataan tersebut dikatakan oleh Ketua Bandung Heritage Harastoeti kepada detikbandung, Senin (23/3/2009). Menurutnya banyak dari pemilik bangunan cagar budaya yang mengeluhkan mahalnya biaya perawatan untuk bangunan tua.

"Pemilik merasa sudah tidak punya uang untuk merawatnya," kata Harastoeti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mencontohkan bangunan kolam renang Centrum yang berdiri sejak tahun 1922. Sang empunya kolam menilai pemasukan pengunjung kolam renang sangatlah jauh dari biaya perawatan yang dibutuhkan.

"Sehingga bangunan yang seharusnya dipelihara lebih baik dijual kepada pemgembang oleh pemiliknya," kata Harastoeti.

Pembangunan hotel yang mengorbankan beberapa bangunan bersejarah sangat disayangkan oleh Harastoeti. Tidaklah terlalu masalah jika bangunan cagar budaya harus jatuh ke tangan pengembang selagi mampu menjaga keaslian dari bangunan cagar budaya.

"Yang terpenting adalah identitasnya," kata Harastoeti.

Pemerintah, imbuh Harastoeti, seharusnya dapat mengimbau kepada para pemilik bangunan cagar budaya untuk dapat menjaga bangunannya terutama pemerintah kota. Karena bangunan cagar budaya lebih banyak berada di pusat-pusat kota dan strategis untuk kegiatan komersil.

"Alasan ini pula kenapa banyak pengembang yang tega untuk merobohkan bangunan-bangunan tua," kata Harastoeti.

Saat ini ada sekitar 200 lebih bangunan yang masuk kriteria cagar budaya di kota Bandung. Jumlah tersebut didapatkan dari seribu lebih inventarisasi Bandung Heritage. Setelah disusutkan berdasarkan usia bangunan, nilai seharah, dan memiliki peran iptek untuk masyarakat, barulah bangunan termasuk pada bangunan cagar budaya.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/ahy)


Berita Terkait