Kepala Humas PT KAI Adi Suryatmini yang dihubungi detikbandung Selasa (3/3/2009) mengatakan, pihaknya menghormati aspirasi pengusaha bus yang keberatan dengan rencana peluncuran jalur kereta Bandung-Cirebon.
Namun, menurut Adi Suryatmini, pihaknya juga memperhatikan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan angkutan alternatif. "Ini alternatif pilihan selain bus dan travel. Sama halnya saat kereta api harus bersaing dengan bus dan travel yang melalui Cipularang," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak tahu sampai kapan penundaan ini bisa diselesaikan," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dodi Cahyadi, mengatakan pemerintah memang telah mengirim surat. Surat dari Dinas Perhubungan Provinsi Jabar itu berisi permintaan penundaan jalur kereta Bandung-Cirebon karena banyak pengusaha yang keberatan.
"Surat itu memang berisi aspirasi pengusaha saja," kata Dodi yang dihubungi per telepon.
(rks/ern)











































