Seluruh Sungai di Bandung Tercemar

Seluruh Sungai di Bandung Tercemar

- detikNews
Rabu, 18 Feb 2009 15:18 WIB
Seluruh Sungai di Bandung Tercemar
Bandung - Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung Nana Supriyatna menyatakan, dari sekitar 48 sungai yang ada di Kota Bandung seluruhnya telah tercemar. Ironisnya, 70% pencemaran sungai tersebut adalah hasil limbah rumah tangga.

Hal ini disampaikan Nana di sela-sela inspeksi mendadak ke beberapa pabrik tekstil di Bandung, Rabu (18/2/2009). "Dari hulu sudah tercemar, apalagi kalau sudah melewati kawasan pabrik," ujar Nana.

Adapun bentuk limbah rumah tangga di antaranya adalah deterjen, bekas cucian pestisida dari sayur atau buah, kotoran binatang, dan sisa-sisa makanan dan minuman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyaknya RT yang membuang sampah ke sungai adalah akibat kurangnya TPS (tempat pembuangan sampah-red) di daerah pemukiman mereka," ujar Nana. Akibatnya masyarakat pun memilih jalan pintas yakni membuang ke sungai.

Sisa pencemaran sebesar 30% disumbang oleh pabrik-pabrik. Menurut Nana ada 118 pabrik dikota Bandung yang menghasilkan limbah cair. Dikatakan Nana, tidak seluruh pabrik tersebut mencemari lingkungan.

"Dari 118 pabrik itu, paling hanya 40% lah," kata Nana usai sidak.

Dari 48 sungai yang ada di Kota Bandung, 6 sungai masuk dalam kategori pencemaran berat. Sungai-sungai tersebut di antaranya adalah Sungai Cikapundung Hilir, Cikapundung Tengah, Citepus, Cidurian, Cikele, dan Cikapundung Kolot.

Sungai yang masuk dalam pencemaran ringan yaitu Cikapundung Hulu. Sedangkan sisanya adalah sungai dengan kategori pencemaran sedang. Data tersebut diberikan oleh Ayu Sukenjah, Staff Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan BPLH saat mendampingi Nana sewaktu sidak.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung
.

(tya/lom)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads