Setahun Berlalu Ahmad Masih Diimpikan

Satu Tahun Insiden AACC

Setahun Berlalu Ahmad Masih Diimpikan

- detikNews
Senin, 09 Feb 2009 17:14 WIB
Setahun Berlalu Ahmad Masih Diimpikan
Bandung - Walaupun sudah satu tahun berlalu, keluarga, saudara dan tetangganya sering memimpikan Ahmad Wahyu Efendi, salah seorang korban tragedi AACC. Mereka sering memimpikan Ahmad sedang bermain Japati (burung Merpati).

Ahmad memang dikenal hobi bermain burung merpati. Koleksi burung merpatinya hingga 20 ekor. Saat Ahmad meninggal, koleksi burung merpatinya dijual dan dilepas. "Tidak ada yang merawat," ujar ayah Ahmad, Masrion (60).

Masrion mengaku dalam mimpinya Ia tidak pernah melihat langsung muka Ahmad. Ia hanya melihat seorang anak yang sedang bermain burung merpati. "Tapi saya tahu dia pasti Ahmad,"ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena dirinya, saudaranya dan tetangganya sering memimpikan Ahmad sedang bermain merpati maka Masrion berkonsultasi dengan ustadz setempat. Menurut Ustadz tersebut, Ahmad meminta untuk didoakan.

Mendengar saran Ustadz tersebut, maka Masrion dan keluarga menyelenggarakan acara doa bersama di makam Ahmad. Acara tersebut diselenggarakan Januari lalu. Acara doa bersama itu lalu diikuti dengan pelepasan burung merpati. "Itu sebagai simbol saja kalo Ahmad hobi bermain merpati," ujarnya.

Setelah acara tersebut Masrion mengaku tidak pernah lagi memimpikan Ahmad. "Ia sudah tenang disana," ujarnya.

Menurut Masrion, Empon, ibu dari Ahmad Dani Furqon, salah seorang korban konser maut AACC dan tetangganya belum dapat menerima kematian anaknya.

Masrion menambahkan hingga saat ini Empon tidak mau berziarah ke makam Ahmad Dani Furqon. "Masih trauma hingga saat ini," ujarnya.

Ahmad Wahyu Effendi, Ahmad Dani Furqon dan bersama empat tetangga lainnya Sabtu malam (9/2/2008) menonton konser band lokal Beside di gedung AACC di jalan Braga. Keduanya terpisah dari teman-temannya.

Ahmad Wahyu Effendi dan Ahmad Dani Furqon merupakan dua korban dari 11 korban konser maut AACC. Keduanya merupakan Warga Jalan Siti Munigar Rt 4 Rw 2 Kelurahan Nyengsered Kecamatan Astana Anyar.
Walaupun sudah satu tahun berlalu, para keluarga, saudara dan tetangganya sering memimpikan Ahmad Wahyu Efendi, salah seorang korban tragedi AACC. Mereka sering memimpikan Ahmad sedang bermain Japati (burung Merpati).

Ahmad memang dikenal hobi bermain burung merpati. Koleksi burung merpatinya hingga 20 ekor. Saat Ahmad meninggal, koleksi burung merpatinya dijual dan dilepas. "Tidak ada yang merawat," ujar ayah Ahmad, Masrion (60).

Masrion mengaku dalam mimpinya Ia tidak pernah melihat langsung muka Ahmad. Ia hanya melihat seorang anak yang sedang bermain burung merpati. "Tapi saya tahu dia pasti Ahmad,"ujarnya.

Karena dirinya, saudaranya dan tetangganya sering memimpikan Ahmad sedang bermain merpati maka Masrion berkonsultasi dengan ustadz setempat. Menurut Ustadz tersebut, Ahmad meminta untuk didoakan.

Mendengar saran Ustadz tersebut, maka Masrion dan keluarga menyelenggarakan acara doa bersama di makam Ahmad. Acara tersebut diselenggarakan Januari lalu. Acara doa bersama itu lalu diikuti dengan pelepasan burung merpati. "Itu sebagai simbol saja kalo Ahmad hobi bermain merpati," ujarnya.

Setelah acara tersebut Masrion mengaku tidak pernah lagi memimpikan Ahmad. "Ia sudah tenang disana," ujarnya.

Menurut Masrion, Empon, ibu dari Ahmad Dani Furqon, salah seorang korban konser maut AACC dan tetangganya belum dapat menerima kematian anaknya.

Masrion menambahkan hingga saat ini Empon tidak mau berziarah ke makam Ahmad Dani Furqon. "Masih trauma hingga saat ini," ujarnya.

Ahmad Wahyu Effendi, Ahmad Dani Furqon dan bersama empat tetangga lainnya Sabtu malam (9/2/2008) menonton konser band lokal Beside di gedung AACC di jalan Braga. Keduanya terpisah dari teman-temannya.

Ahmad Wahyu Effendi dan Ahmad Dani Furqon merupakan dua korban dari 11 korban konser maut AACC. Keduanya merupakan Warga Jalan Siti Munigar Rt 4 Rw 2 Kelurahan Nyengsered Kecamatan Astana Anyar.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.

(ema/ema)


Berita Terkait