Target Produksi Beras di Jabar Tak Terganggu

18 Ha Sawah Alami Fuso

Target Produksi Beras di Jabar Tak Terganggu

- detikNews
Jumat, 16 Jan 2009 14:24 WIB
Target Produksi Beras di Jabar Tak Terganggu
Bandung - Kepala Dinas Pertanian Jawa Barat Helmi Anwar menyatakan sampai dengan tanggal 15 Januari 2009, fuso di wilayah Jabar mencapai 18 hektar karena banjir. Namun, hal itu tidak mempengaruhi target produksi beras Jabar 10,5 juta ton.

Hal tersebut disampaikan Helmi Anwar seusai melakukan rapat koordinasi penanganan bencana di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (16/1/2009).

"Oh tidak, tidak mengganggu target, cuma 18 hektar," ujar Helmi ketika disinggung wartawan dampak fuso 18 hektar terhadap target produksi beras di Jabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk target produksi beras sendiri, pihaknya menargetkan 10,5 juta ton. Kadistan Jabar masih optimistis dengan jumlah target produksi beras yang akan dicapai. "Masih jauh, cuma 18 hektar kita masih sanggup memenuhi target," kata Helmi.

Dari data yang dimiliki pihaknya sampai dengan 15 Januari 2009, tercatat banjir melanda wilayah Kabupaten Karawang seluas 6.931 hektar, Bekasi 5.679 hektar, Subang 4.100 hektar, Ciamis 1.231 hektar, dan Bandung selus 1.565 hektar.

Menurut Helmi, luasan banjir terbesar terjadi di Kabupaten Karawang dan bisa bertambah besar lagi jika curah hujan di wilayah Jabar masih tinggi. Untuk itu pihaknya terus melakukan pengamatan terhadap wilayah-wilayah yang tergenang banjir. Distan menerjunkan 70 orang petugas pengamat bencana yang tersebar di daerah tersebut untuk melakukan pemantauan wilayah-wilayah tersebut

"Inikan tahun produksi, kita berharap curah hujan tidak terlalu tinggi agar tidak terjadi luasan banjir," jelas Kadistan

"Jika banjir merendam padi selama 5 hari maka dipastikan padi akan mati," sambung Kadistan.

Berdasarkan data Distan jabar mengenai Fuso. Rata-rata fuso selama 5 tahun terakhir terjadi di 25 ribu hektar lahan di Jabar sehingga padi yang mati jumlahnya 1.425.000 kuintal. Β 

Sementara dari awal Januari 2008 sampai 15 januari 2009 dipastikan ada 1.050 hektar sawah yang mengalami fuso.

"Nanti kami akan ganti yang benihnya dari cadangan benih nasional jumlahnya berapa banyak dilihat dari padi yang dipastikan mati," kata Helmi.


Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)


Berita Terkait