Menurut Ketua Umum Majlis Tanfizi Saeful Abdullah usia pendaftar yang paling muda berusia 21 tahun sedangkan yang paling tua berusia 50 tahun. Mereka datang dari Yogyakarta, Nagreg, Majalengka, Cimahi, dan Kabupaten Bandung.
Posko Jihad tersebut, dikatakan Saeful, akan ditutup Selasa (06/01/2009).
"Berapapun yang mendaftar akan kita berangkatkan yang penting bisa perang," ujar Saeful ditemui di Posko Jihad, Minggu (04/01/2009) . Para relawan jihad tersebut, Selasa mendatang akan diberangkatkan ke Jakarta untuk untuk melakukan wawancara dan tes kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui di Posko Jihad, seorang relawan Wawan Sudirman (50) dari Nagreg Garut mengatakan kepergiannya ke Palestina sebagai komitmennya terhadap Islam dan Umat Islam.
Wawan, meninggalkan 6 orang anak dan seorang istri untuk kepergiannya ini. "Masalah di rumah sudah beres. Mereka ikhlas saya berangkat," ujar Wawan.
Wawan yang sehari-hari bekerja sebagai operator alat berat ini mengaku sudah lama dirinya ingin berjihad tapi kurang mendapat informasi. "Sekarang mah saya harus berangkat," tutur pria yang pernah bekerja di beberapa pulau besar di Indonesia ini.
Wawan mengaku sudah memiliki pengetahuan tentang Israel baik dari koran maupun televisi. Meski mengaku belum pernah menembakan senjata, Wawan sudah memiliki senjata warisan ayahnya yang bertugas di Kodam.
"Saya siap mental dan keimanan dan tidak bawa uang sama sekali," tandas Wawan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ema/ema)











































