David Bambang Soegiono, Ketua Paguyuban Warga Braga mengaku para pemilik toko di sepanjang Jalan Braga tidak diberitahu sebelumnya mengenai adanya acara Braga Festival. Dia mengaku, mereka mengetahuinya lewat media massa.
"Saya kecewa, apakah begini adat orang Timur," ujar pemilik toko souvenir ini. Menurutnya ada 120 pedagang yang berada di sepanjang Jalan Braga yang terdiri dari pedagang seni, toko buku, bar, restoran, dan rumah makan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
David mengaku pihaknya telah mengirimkan surat kepada wali kota agar even di Braga dikelola oleh para pedagang setempat. "Suratnya sudah kami kirim pada 28 Desember, tapi belum ada respon," ungkapnya.
Pantauan detikbandung, toko buku, toko baju, maupun toko makanan di sepanjang Jalan Braga sepi pengunjung.
(ern/ern)










































