Dikatakan Kepala Humas Daop II Bandung Mateta Rizallulhaq, di sela-sela aksi bersih-bersih kereta api bersama Paguyuban Sapedah Baheula (PSB) Jabar, di Stasiun Hall Bandung, Jalan Stasiun Timur, Kamis (11/12/2008).
"Dari 80 persen penumpang mayoritas menggunakan kereta Turangga dengan tujuan Surabaya. Dari angka tersebut calon penumpang mayoritas memilih jam keberangkatan di pagi hari," kata Mateta.
Adapun harga tiket menjelang hari besar Natal, menurut Mateta, pihaknya melakukan penyesuaian harga tiket sebesar 15-30 persen dari harga tiket normal. "Bandung-Surabaya, misalnya dari harga normal Rp 200 ribu, maka akan ada penyesuaian menjadi Rp 300 ribu," ujarnya.
Penyesuaian ini dinilai Mateta tidaklah setinggi perayaan Lebaran kemarin yang bisa mencapai Rp 350 ribu per tiketnya untuk jenis kereta yang sama. "Masih normal tidak setinggi harga seperti Lebaran," tandasnya.
Disinggung mengenai kesiapan kereta jika terjadi lonjakan penumpang mendekati perayaan Natal, Mateta menyatakan pihaknya siap mengantisipasi lonjakan dengan penambahan rangkaian kereta atau gerbong.
"Tambahan kereta sudah kita siapkan. Kita optimalkan daya tarik kereta yang biasanya membawa 6 rangkaian menjadi 8 rangkaian kereta," jawab Mateta.
Untuk tujuan timur, saat ini Daop II telah menyediakan 6 unit kereta yang siap diberangkatkan, antara lain Argo Willis, Turangga, Lodaya Pagi, Lodaya Malam, Harina, dan Mutiara Selatan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/afz)











































