"Ya mudah-mudahan bisa dipertimbangkan oleh KPU terkait keterlambatan ijazah saya. Tapi kalaupun tidak, saya legowo. Saya harus taati peraturan," ujarnya di sela-sela Image Making untuk film drama komedi yang akan dibintanginya nanti, di gerbang Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (30/10/2008).
Menurutnya isu mengenai ijazah palsu dirinya hanya karangan media. "Itu kan karangan kalian (wartawan-red) saja, KPU pun sudah menyanggah hal itu," tegasnya yang mengaku mengecam pendidikan terakhir di Italia Country Academy of Theatre Act di Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wadah untuk melayani negara atau masyarakat kan banyak, wadahnya bisa banyak untuk berbuat itu. Tidak harus terpukau untuk satu hal saja. Ini menjadi saya bersemangat, saya tidak akan kemana-mana dari dunia yang baru ini yaitu dunia politik," tambah Wulan. (ern/ern)










































