Hal tersebut dikatakan oleh Deputi Direktur Bina Transportasi Perkotaaan Dirjen Perrhubungan Darat Dephub Christiono saat menghadiri acara penyuluhan dampak transportasi perkotaan, menuju penyelenggaraan transportasi perkotaan yang berwawasan lingkungan di Malibu Dome, Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta, Senin (13/10/2008).
"Kami sudah memberikan sekitar 20 bus yang rencananya akan dipergunakan sebagai armada transportasi masal. Tapi sampai saat ini saya belum melihat adanya keseriusan dari Dishub untuk segera merealisasikan program itu," kata Christiono usai acara yang digagas oleh PT Wiraswasta Gemilang Indonesia (PT WGI) ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya untuk merealisasikan program transportasi masal, diperlukan keseriusan dari pihak pemerintah daerah. Dibeberapa kota, lanjut dia, berjalannya sistem trasportasi masal sepeti bus way di Jakarta dan Trans Yogja di DIY Yogyakarta, merupakan bukti dari komitmen pemda untuk menyelesaikan masalah kemacetan.
"Kuncinya keseriusan dan komitmen dari Pemda untuk menyelesaikan masalah ini. Kami dari Dephub pasti akan membantu kalau memang ada permintaan. Yang jelas kami melihat komitmen tadi," pungkas Christiono.
Dalam kesempatan yang sama, PT WGI sebagai produsen pelumas Evalube juga mengenalkan produk baru mereka yang menunjang sektor transportasi masal. Produk baru tersebut mereka namakan Evalube Trasco.
"Evalube Trasco setelah diuji oleh LAPI ITB terbukti aman untuk digunakan hingga 30 ribu kilometer. Evalube Trasco juga membuat kendaraan bermesin diesel lebih hemat bahan bakar sesuai dengan upaya kami untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat serta pemerintah untuk menciptakan wilayah yang ramah lingkungan," kata General Manager Corporate Communication PT WGI Dewi Aryani. (afz/ern)










































