Satu Korban Kritis di RS Al Islam

Kijang Plat Merah Tubruk Rumah Warga

Satu Korban Kritis di RS Al Islam

- detikNews
Minggu, 12 Okt 2008 12:55 WIB
Satu Korban Kritis di RS Al Islam
Bandung - Korban mobil kijang plat merah dengan nomor polisi B 8176 DH yang menabrak sebuah rumah di Jalan Raya Bandung-Nagreg Km 35, Kampung Marga Bakti, Desa Citaman Kecamatan Nagreg, pukul 07.00 WIB, Minggu (12/10/2008), ternyata jumlahnya hanya empat orang bukan tujuh seperti berita sebelumnya. Satu korban, Tatang Suryana atau biasa dipanggil Ustadz Enceng kini dalam kondisi kritis. Dia dioperasi di RS Al Islam untuk mengeluarkan sisa kayu yang menancap di otak kiri korban.

Sebelumnya disebutkan korban tabrakan dibawa ke RS Hasan Sadikin, namun saat ditelusuri detikbandung ke RSHS, ternyata tidak ada korban tabrakan di Nagreg di RSHS.

Kepada detikbandung, adik ipar Tatang, Muhamad Mansyur (37), ditemui di RS Al Islam, Jalan Soekarno Hatta mengatakan kondisi kakaknya dalam keadaan kritis.

"Sekarang lagi dioperasi untuk mencabut sisa kayu yang menancap di otak bagian kiri. Tadi kayu sepanjang 10 centimeter dengan lebar 3 hingga 4 centimeter sudah berhasil dicabut," jelasnya.

Namun, lanjutnya, masih ada kayu yang tersisa di bagian otak kiri korban. "Kalau dilihat dari hasil scan, sisanya sekitar 2 hingga 3 centimeter. Makanya dokter lagi mengoperasinya sekarang," tuturnya.

Tak hanya Tatang, kedua anaknya pun mengalami luka-luka yaitu Ridwan (12) dan anak terkecilnya (7 bulan). Selain itu adik korban, Ipin (30), mengalami 6 jahitan di paha bagian kanan. Ketiganya dilarikan ke puskesmas setempat. "Alhamdulillah luka mereka tidak terlalu parah," kata dia.

Mansyur mengaku belum mengetahui kronologisnya. Dia hanya mengetahui, pada saat mobil kijang menabrak rumah kakak iparnya, Tatang tengah membersihkan etalase toko. "Kakak saya kan buka warung. Nah pada saat mobil itu menabra, kakak saya lagi bersihin etalase di depan," tuturnya.

Dia menambahkan, sopir yang mengendarai mobil kijang plat merah dengan nomor polisi B 8176 DH kini diamankan oleh polisi. "Saya engga tahu ditahan di Polsek mana," ujarnya.

Sekitar pukul 07.00 WIB, mobil kijang yang belakang diketahui membawa beberapa jerigen minyak tanah dari arah Garut ke Bandung melaju kencang. Ban kiri depan diduga meletus. Kemudian mobil oleng dan menabrak selokan kemudian menghantam benteng sebuah ruko dan rumah keluarga Tatang atau Enceng yang berdampingan dengan ruko tersebut.

Keterangan Foto: Mansyur menunjukkan kayu yang berhasil dicabut di kepala Tatang (ern/ern)


Berita Terkait