"Bila dilihat dari cara tersangka menghabisi korban dengan sangat sadis yaitu menggorok leher dan membacok kepala korban dengan benda tajam, hingga hampir putus. Ini seolah-olah ada motif tertentu atau bisa juga Dendam," kata Kapolwil Priangan Kombes Pol Anton Charlian dalam pesan singkatnya melalui telepon, Minggu (14/9/2008).
Anton menjelaskan, karena bila ini memang murni perampokan, situasi dan kondisi rumah Uus (suami korban - red) tergolong sederhana dan berada jauh di perkebunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Anton menambahkan, kasus ini sejak awal sudah mendapat atensi khusus dan serius dari Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Susno Duaji.
"Makanya dalam pengungkapannya kami bentuk tim khusus gabungan Polda, Polwil, dan Polres," ujar Anton.
Lebih lanjut akibat peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Sabtu Pagi, 13 September 2008 ini di Cikalong Wetan, Bandung Barat ini telepon seluler yang menjadi dagangan Uus digondol pelaku.
"Ada barang 8 HP yang hilang. Uus adalah penjual HP Bekas, sehingga motif yang mengarah kepada curas atau curat sangat mungkin," jelasnya. (afz/afz)











































