Gedung Capitol Sempat Ditutup, Aparat Waspada Jelang Pelantikan Biden

BBC Indonesia - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 09:19 WIB
Jakarta -

Kompleks Gedung Capitol di Washington DC sempat ditutup sebentar setelah aparat sempat bersiaga, dua hari sebelum Joe Biden dilantik sebagai presiden Amerika Serikat.

Polisi mengatakan mereka sempat menutup Gedung Capitol untuk berjaga-jaga setelah para saksi mata melaporkan asap di dekat kompleks gedung Kongres itu. Kebakaran terjadi beberapa blok dari area itu.

Gedung Kongres Amerika Serikat ini diserbu massa pendukung Donald Trump pada 6 Januari lalu, dan menyebabkan lima orang meninggal.

Para wartawan di Gedung Capitol mengatakan pengumuman darurat diputar dan persiapan pelantikan Biden dihentikan sementara.

Keamanan ketat diberlakukan dengan dikerahkannya pasukan Garda Nasional.

Para saksi mata melaporkan ada asap di dekat Capitol. Dinas pemadam kebakaran Washington DC mengatakan mereka datang menyusul laporan kebakaran dan masalah telah diatasi.

Edaran yang dibagikan di Gedung Capitol menyebutkan kompleks ditutup dan tidak ada orang yang diizinkan keluar atau masuk.

Seluruh 50 negara bagian AS serta Distrik Columbia (DC) berwaspada atas kemungkinan protes yang diwarnai kekerasan, menjelang pelantikan Biden pada Rabu (20/01).

Pengawal Garda Nasional di seputar Gedung Capitol.Pasukan Garda Nasional di seputar Gedung Capitol. (Reuters)

FBI memperingatkan kemungkinan adanya unjuk rasa pendukung Trump yang menggunakan senjata di seluruh gedung Kongres di AS.

(ita/ita)