2 Astronaut AS Tiba di Stasiun Luar Angkasa, Disambut 2 Kosmonot Rusia

BBC Indonesia - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 15:53 WIB
Washington DC -

Dua astronot Amerika Serikat pertama yang meluncur dengan pesawat ruang angkasa swasta telah tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Dough Hurley dan Bob Behnken disambut oleh sesama astronot NASA dan dua kosmonot Rusia.

Kapsul Naga mereka - yang dioperasikan oleh perusahaan swasta SpaceX - melekat pada bagian haluan dari ISS yang mengorbit 422km di atas China.

Penggabungan pesawat di stasiun internasional itu merupakan pesawat Amerika berawak pertama dalam tempo hampir sepuluh tahun.

Roket SpaceX meluncur dari Florida pada Sabtu.

Peluncuran ini menjadi yang pertama kali setelah sembilan tahun lalu kapal-kapal roket perusahaan tersebut dipensiunkan setelah berhasil mengirim kru dari wilayah Amerika Serikat.

Misi ini menandai awal era baru di mana NASA akan membeli layanan transportasi dari sektor komersial. Tidak akan lagi memiliki dan mengoperasikan sendiri pesawat milik negara dari dan ke stasiun luar angkasa.

Ini akan dilakukan secara eksklusif oleh perusahaan seperti SpaceX milik miliarder Elon Musk, yang berbasis Hawthorne, California.

Konfirmasi bergabungnya kapsul Naga di ISS terjadi pada Minggu (31/05), 19 jam setelah lepas landas dari Kennedy Space Center di Florida dengan roket Falcon yang juga disediakan oleh SpaceX.

Docking, atau penggabungan kapsul dengan stasiun luar angkasa, adalah proses yang sepenuhnya otomatis; Hurley dan Behnken tidak perlu terlibat - meskipun mereka telah berlatih pendaratan secara manual.

Ketika pintu antara Kapsul Naga dan ISS tersambung, Hurley dan Behnken bertemu dengan Komandan ISS dan sesama astronot NASA Chris Cassidy dan dua kosmonot Rusia, Anatoly Ivanishin dan Ivan Vagner.

"Kami senang berada di sini dan Chris akan membuat kami bekerja. Dan mudah-mudahan kami akan cocok dan tidak mengacaukan banyak hal," kata Doug Hurley sambil mengelus memar di dahinya.

Astronauts

Doug Hurley (kiri) and Bob Behnken (kanan) adalah dua astronot Amerika Serikat pertama yang meluncur dengan pesawat ruang angkasa swasta (NASA)

Bob Behnken mengatakan keduanya itu sudah cukup istirahat dan siap untuk tugas di depan.

"Kami benar-benar mendapatkan tujuh jam (tidur) yang baik," katanya dalam hubungan radio dengan pengontrol misi di Houston, Texas.

Astronauts

NASA

"Malam pertama selalu ada sedikit tantangan, tetapi kapsul Naga adalah kendaraan yang apik, dan kami memiliki aliran udara yang baik sehingga kami memiliki malam yang luar biasa. (Kami) bersemangat untuk kembali dalam orbit rendah Bumi lagi."

Administrator NASA Jim Bridenstine memberi selamat kepada duo ini atas pekerjaan yang dilakukan dengan baik: "Seluruh dunia melihat misi ini dan kami sangat, sangat bangga dengan semua yang telah Anda lakukan untuk negara kami dan, pada kenyataannya, untuk menginspirasi dunia."

SpaceX menerbangkan pesawat luar angkasa berawak barunya tahun lalu, namun hanya dikendarai oleh boneka. Kapsul ini merupakan yang pertama membawa manusia.

Tugas Hurley dan Behnken pada misi ini adalah untuk menguji semua sistem di pesawat dan memberikan umpan balik kepada para insinyur.

SpaceX dan NASA membutuhkan demonstrasi kru sehingga mereka dapat bergerak cepat ke tahap selanjutnya dari kontrak perusahaan senilai $2,6 miliar, atau sekitar Rp 37,6 triliun, yang akan mencakup enam penerbangan "taksi" astronot, dengan penerbangan pertama kemungkinan terjadi Agustus tahun depan.

Astronauts

Doug Hurley (kiri) dan Bob Behnken (kanan) akan berada di luar angkasa hingga empat bulan lamanya (Reuters)

Kedatangan Hurley dan Behnken di ISS berarti mereka dapat mengklaim bendera Amerika yang ditempatkan di platform oleh anggota misi ulang-alik terakhir di tahun 2011.

Awak pengorbit Atlantis meninggalkan bendera ini sebagai insentif bagi semua yang datang setelah mereka. Bendera yang juga ikut dalam misi penerbangan ulang-alik pertama pada tahun 1981, sekarang akan dikembalikan ke Bumi untuk diberikan kepada misi yang selanjutnya melampaui orbit Bumi.

Elon Musk

Itu merupakan hari kemenangan bagi Elon Musk dan perusahaannya, SpaceX. (Getty Images)

Sebelumnya, Hurley dan Behnken menamai kapsul Naga mereka "Endeavour", untuk merayakan kerjasama NASA dan perusahaan swasta dan menghormati kontribusi usaha pesawat ulang alik Amerika, Shuttle Endeavour, dimana Hurley dan Behnken bertugas di akhir tahun 2000-an.

Agak tidak pasti berapa lama Hurley dan Behnken akan tinggal di ISS, tapi mungkin empat bulan.

Behnken and Hurley

Behnken (kiri) dan Hurley (kanan) keduanya melakukan misi penerbangan dengan Shuttle Endeavour (NASA)

Pada saat itu, mereka akan menjadi anggota kru Ekspedisi ISS 63 saat ini, mengambil bagian dalam kegiatan sains dan pemeliharaan harian platform.

Chris Cassidy bercanda bahwa karena kru barunya tiba pada hari Minggu, mereka telah melewatkan tugas pembersihan yang biasanya dilakukan pada hari Sabtu.

"Kami akan mengejar ketinggalan akhir pekan depan," kata komandan.

Misi peluncuran Crew Dragon

BBC

Proses Crew Dragon kembali ke Bumi

BBC

(nvc/nvc)