Ketika berbagai kota di dunia memberlakukan karantina wilayah atau lockdown guna menghambat penyebaran virus corona, beragam hewan menguasai jalan-jalan yang sepi dari manusia. Berikut penampakan mereka.
- Bagaimana nasib ribuan kucing liar di Istanbul di tengah pandemi virus corona?
- Seekor harimau di kebun binatang AS positif terinfeksi virus corona
- Virus corona: Mengapa larangan perdagangan daging satwa liar China mungkin tidak efektif
Kawanan kambing berjalan di sekitar jalan-jalan sepi Llandudno, Wales Utara, selama pembatasan virus corona secara nasional. Anggota dewan kota, Carol Marubbi, percaya bahwa kurangnya orang di luar rumah telah memikat kambing-kambing turun dari bukit. "Mereka penasaran ... dan saya pikir kambing-kambing ini juga bertanya-tanya apa yang terjadi, seperti orang lain," katanya. (Peter Byrne / PA Media)
Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan ditutup sejak 25 Maret sebagai langkah pencegahan agar virus corona tidak masuk ke kawasan tersebut. Alhasil, jalan di taman nasional yang biasanya dilintasi bus-bus wisatawan kini sepi dan 'dikuasai' kawanan singa. Padahal, sebelum taman itu ditutup, singa-singa biasanya hanya tampak pada malam hari. (Richard Sowry/Kruger National Park)
Seekor anjing liar berdiri di atas lapangan tertutup salju, sebagian besar sepi, di Pristina, Kosovo. Pemerintah setempat telah memberlakukan jam malam antara 17:00 dan 05:00 untuk mencoba membantu menghentikan penyebaran Covid-19. (Armend Nimani / AFP
Jalan Malioboro di Kota Yogyakarta biasanya ramai wisatawan dan warga setempat. Namun, ketika pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menutup tempat-tempat wisata, meliburkan sekolah, dan mendorong masyarakat tetap di rumah, di jalan itu hanya terlihat seekor kucing. (Getty Images)
Semua foto yang tercantum dilindungi hak cipta
(ita/ita)










































