Dalam pertemuan tingkat tinggi negara-negara ASEAN di Vientianne, Laos, Obama menyatakan keputusan pengadilan itu mengikat dan memperjelas status hak maritim terhadap kawasan yang selama ini disengketakan itu.
- Rakyat Cina 'marah besar' soal putusan Laut Cina Selatan
- Cina serukan Filipina abaikan putusan Mahkamah Arbritase
Obama mengakui bahwa keputusan itu bisa meningkatkan ketegangan, dan ia menyatakan siap bekerja sama secara konstruktif dengan negara-negara Asia Tenggara untuk meredakan ketegangan.
Keputusan ini dikeluarkan oleh pengadilan internasional di Den Hag, Belanda, menyatakan klaim China atas perairan Laut China Selatan tidak memiliki landasan hukum.
Ilegal
Reuters Pulau yang dibuat Cina di kawasan sengketa di Laut Cina Selatan.
Pengadilan juga megatakan kegiatan pembuatan pulau secara besar-besaran yang dilakukan oleh China di kawasan itu merupakan kegiatan yang ilegal.
China marah terhadap keputusan tersebut dan menyatakan akan mengabaikannya, sekalipun keputusan tersebut memiliki kekuatan hukum melalui Konvensi PBB mengenai hukum laut.
Dilaporkan kantor berita AFP, penekanan Obama mengenai keputusan ini bersifat "mengikat" tak diragukan akan menimbulkan reaksi keras di China, yang berpendapat bahwa Amerika Serikat tak punya urusan dalam sengketa di perairan ini.
- Kapal selam dan rivalitas di kedalaman Laut Cina Selatan
- Putusan hukum Laut Cina Selatan: RI serukan semua pihak menahan diri
Saat ini pihak lain yang mengklaim perairan tersebut adalah Filipina, Vietnam, Malaysia dan Brunei, serta Taiwan.
Diperkirakan nilai ekonomi dari pelayaran perdagangan global yang berlangsung di kawasan tersebut dapat mencapai US$5 triliun per tahun. (nwk/nwk)











































