Tomas Osmena mengatakan bahwa kebijakan ini diambil guna menimbulkan rasa takut kepada para pelaku kriminal.
Osmena sendiri sudah memberi hadiah kepada seorang petugas polisi yang menembak dan melukai dua tersangka pelaku kriminal ketika sang polisi -yang sedang cuti- melihat perampokan terjadi.
- Wali Kota yang lontarkan komentar kontroversial diunggulkan pada Pilpres Filipina
- Presiden terpilih Filipina ingin terapkan lagi hukum gantung
- Petinju Filipina, Manny Pacquiao, diangkat menjadi senator
"Kalau polisi membunuh penjahat saat bertugas, mereka akan diberi imbalan. Saya di sini untuk membantu polisi, bukan untuk menghukum mereka," kata Osmena seperti dilaporkan kantor berita AFP.
Ketika ditanya apakah langkah ini akan mendorong terjadinya main hakim sendiri, Osmena menyatakan bahwa ia tak akan menekan prakarsa semacam itu.
Osmena menyatakan sumber pemberian imbalan bukan berasal dari dana pemerintah, tetapi ia tak mengungkapkan sumber dana tersebut.
Kebijakan Osmena sejalan dengan presiden baru Filipina, Rodrigo Duterte, yang pada saat kampanye menjanjikan untuk menghapuskan kriminalitas dari Filipina dalam waktu enam bulan.
Sejak memenangkan pemilu, Duterte yang pernah menjabat Wali Kota Davao, menyatakan akan menghidupkan kembali hukuman gantung di Filipina. (nwk/nwk)











































