Manifesto Partai Jerman AfD, Larang Azan dan Cadar

Manifesto Partai Jerman AfD, Larang Azan dan Cadar

BBC World - detikNews
Senin, 02 Mei 2016 11:05 WIB
Jakarta -
AfD

Anggota partai AfD menyetujui manifesto pemilihan dalam kongres di Stuttgart.

Partai sayap kanan Jerman, AfD, atau Alternatif untuk Jerman, mengadopsi manifesto pemilihan yang menyebutkan bahwa Islam tidak mempunyai tempat di Jerman.

Dalam kongres AfD yang digelar di Stuttgart pada Minggu (01/05), para anggota partai yang menentang pendatang asing menyetujui manifesto tersebut.

"Islam adalah hal asing bagi kami dan oleh karenanya, tak bisa meminta prinsip kebebasan agama sama dengan agama Kristen," kata Hans-Thomas Tillschneider, anggota parlemen AfD.

Dalam manifesto yang sudah disetujui, disebutkan adanya larangan bagi menara masjid, azan dan pemakaian cadar.

Selama satu tahun terakhir, keanggotaan partai ini meningkat ketika lebih dari satu juta pengungsi dan migran tiba di Jerman. Banyak di antara mereka adalah Muslim dari negara-negara yang dilanda perang di Timur Tengah dan Afghanistan.

Frauke Petry

Frauke Petry, pemimpin partai AfD, memaparkan visi partai untuk pemilihan mendatang.

AfD mencatat keberhasilan dalam pemilihan daerah baru-baru ini dengan menguasai 50% kursi di parlemen-parlemen daerah.

Beberapa pengamat mengatakan partai itu diperkirakan akan masuk ke parlemen nasional untuk pertama kalinya tahun depan.

Namun para penentang berpendapat sikap anti-Islam yang didengungkan oleh AfD ini berbahaya dan memecah belah, sebagaimana dilaporkan oleh wartawan BBC, Damien McGuinness.

Seorang pemuka Muslim bahkan menyamakan sikap AfD itu dengan sikap Nazi terhadap orang-orang Yahudi.

(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads