
Kepolisian Belgia melakukan penyerbuan ke sebuah rumah di distrik Molenbeek.
Perdana Menteri Manuel Valls memperingatkan bahwa Prancis menghadapi bahaya serangan senjata kimia atau biologi dari kelompok teror, dalam pembukaan sidang parlemen hari Kamis 19 November.
Hal ini disampaikan Valls di depan parlemen yang bersidang untuk mengambil suara perpanjangan situasi darurat di Prancis sesudah serangan di Paris pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belgia
Sementara itu polisi Belgia melakukan razia terhadap enam rumah di sekitar ibukota Brussels, yang terhubung dengan para penyerang di Paris, Bilal Hadfi dan Salah Abdeslam.
Juru bicara kejaksaan federal, Eric Van Der Sypt memastikan razia terjadi di Jette dan Molenbeek.
Stasiun TV Belgia RTBF melaporkan pencarian itu terhubung dengan Bilal Hadfi, warga Prancis yang tinggal di Belgia, yang merupakan salah satu pelaku bom bunuh diri di Paris.
Satu operasi pencarian lagi dilakukan di distrik Laeken, yang disebut terkait dengan Salah Abdeslam, salah seorang pelaku penyerangan di Paris yang masih belum tertangkap.
Namun Van der Sypt menyatakan razia itu terpisah dari penyelidikan resmi terhadap penyerangan di Paris.
Ia mengatakan razia itu "telah lama direncanakan" oleh pihak berwenang Belgia.











































