
Joe Biden mengatakan kekuatan ISIS memobilisasi anggota sudah jauh berkurang.
Dalam pidato di Universitas Pertahanan National di Washington, Biden mengatakan ISIS mulai kehilangan momentum di Irak dan kemampuan mereka untuk bermanuver berkurang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan bantuan kita, Irak berhasil mencatat kemajuan penting di medan pertempuran. Delapan bulan lalu, ISIS melancarkan serangan di mana-mana. Tidak ada kekuatan di Irak atau Suriah yang mampu menghadang mereka," kata Biden.
"Tapi sekarang ISIS kehilangan banyak wilayah yang dulu mereka kuasai. Momentum ISIS di Irak bisa dihentikan," katanya.
Namun Wapres Biden mengakui perang melawan ISIS adalah perang jangka panjang dan mendesak para pemimpin Irak untuk tetap fokus dan tidak kehilangan arah.
"Seluruh dunia, (negara-negara) di seluruh kawasan mengamati dari dekat situasi ini. Upaya para pemimpin Irak jangan berkurang ... dan itu antara lain tergantung dengan perdana menteri, tapi tentunya tidak hanya perdana menteri. Semua pemimpin Irak harus bersatu," kata Biden.
Pidato tentang ISIS di Irak disampaikan Biden menjelang kedatangan Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi ke Washington pekan depan.
PM Irak antara lain dijadwalkan bertemu Presiden Barack Obama.
(nwk/nwk)











































