Rusia tidak akan melakukan perundingan baru Ukraina seperti pertemuan Jenewa kecuali kelompok oposisi pendukung Rusia dilibatkan, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Ia menambahkan hal tersebut tidak berguna karena kesepakatan bulan April antara Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Rusia belum diterapkan.
Lebih lanjut, Lavrov berbicara setelah dilakukannya pertemuan Dewan Eropa yang diperkirakan akan mendukung rencana Ukraina melakukan pemilihan umum tanggal 25 Mei.
Lavrov mengatakan "tidaklah biasa" mengadakan pemilu pada saat militer digunakan untuk melawan rakyat. Menteri luar negeri sementara Andriy Deshchytsia mengatakan Ukraina siap mendukung putaran baru perundingan di Jenewa selama Moskow mendukung pemilihan presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deshchytsia kemudian meminta pengamat internasional dikirim ke Ukraina untuk mengawasi pemilu tanggal 25 Mei. Dalam beberapa hari terakhir, kekuatan keamanan melancarkan operasi terhadap kelompok pendukung Rusia di bagian timur negara tersebut, memicu bentrokan di luar kota Sloviansk.
Menteri Dalam Negeri Arsen Avakov hari Selasa 6 Mei mengatakan empat tentara dan sekitar 30 anggota kelompok separatis tewas dalam "operasi antiterorisme".
(gah/gah)











































