Dana Talangan untuk Yunani Disepakati

Dana Talangan untuk Yunani Disepakati

- detikNews
Jumat, 22 Jul 2011 07:38 WIB
Indonesia - BBC -


Uni Eropa akhirnya sepakat memberi paket bantuan dana talangan untuk Yunani.

Para pemimpin negara-negara pengguna mata uang euro atau zona euro menyepakati paket dana talangan untuk Yunani sebesar US$155 miliar atau lebih dari Rp1.322 triliun.

Paket bantuan untuk Yunani ini, tak hanya diberikan negara-negara zona euro namun juga diperoleh dari sejumlah bank serta sektor swasta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bank dan sektor swasta Eropa menyumbang bantuan sebesar 37miliar euro atau sekitar Rp454 triliun.

Bahkan, Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy, mengatakan sektor swasta akan memberikan pinjaman dengan total sebesar 135 miiar euro atau sekitar Rp1.650 triliun selama 30 tahun.

Perdana Menteri Yunani, George Papandreou, menyambut baik kesepakatan pemberian paket dana talangan ini.

"Kami kini memiliki program dan paket bantuan yang bisa menciptakan manajemen utang yang sesuai bagi Yunani," kata Papandreou.


Perdebatan



Sebenarnya, keterlilbatan sektor swasta dalam masalah penyelamatan ekonomi Yunani menjadi perdebatan sengit dalam pertemuan para pemimpin Uni Eropa, di Brussel, Belgia.

Prancis dan Bank Sentral Eropa (BSE) menolak skema keterlibatan swasta ini. Keduanya khawatir skema ini justru akan memicu krisis perbankan Eropa dan mendorong Spanyol dan Italia ke dalam krisis ekonomi.

Selain itu, Prancis dan BSE juga khawatir skema ini bahkan akan mengganggu upaya penyelamatan ekonomi Yunani sendiri.

Namun, Jerman justru mendesak agar sektor swasta turut berbagai kesusahan dalam masalah ini.

Salah satu titik perdebatan adalah semua upaya untuk memberikan keringanan bagi negara peminjam saat mengembalikan utangnya akan dinilai lembaga-lembaga pemeringkat kredit sebagai separuh kebangkrutan.

Kondisi ini akan membatasi sejumlah institusi, termasuk BSE, untuk terus meminjamkan uang untuk Yunani.

Sebab, sesuai aturan peminjaman dimungkinkan jika negara peminjam dijamin tidak akan kesulitan dalam mengembalikan utangnya.

Lembaga-lembaga pemeringkat kredit sejauh ini belum memberikan penilaiannya terhadap kesepakatan dana talangan untuk Yunani ini

Namun, jika lembaga-lembaga pemeringkat ini menganggap Yunani berpotensi bangkrut, maka Yunani akan menjadi negara pertama di Eropa yang mengalami kebangkrutan.


(bbc/bbc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads