Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan bencana minyak di Teluk Meksiko akan membawa dampak psikis yang sama di Amerika dengan serangan 11 September.Dalam sebuah wawancara dengan situs internet Amerika, Politico, ia mengatakan bencana itu akan membentuk cara kita berpikir mengenai lingkungan.
"Sama dengan pandangan kami mengenai kerentananan dan kebijakan luar negeri kami yang sangat terbentuk oleh serangan 9/11, saya pikir bencana ini akan membentuk cara berpikir kami mengenai lingkungan dan energi selama bertahun-tahun ke depan," katanya dalam wawancara di Politico.
Obama juga berjanji untuk melangkah maju secara tegas ke arah yang menurutnya akan membawa Amerika Serikat ke arah kebijakan energi yang punya visi dan berorientasi pada masa depan.
"Salah satu tantangan kepemimpinan yang besar bagi saya untuk maju adalah memastikan bahwa kita mengambil pelajaran yang benar dari bencana ini," katanya
Hari Senin (14/06) Obama akan melakukan kunjungan ke empat ke daerah yang terkena dan bermalam di sana.
Dan keesokan harinya ia akan menyampaikan pidato nasional mengenai masalah ini dari Gedung Putih.
Seorang pembantu presiden mengatakan Obama akan memberikan garis besar langkah berikut yang diambil pemerintah mengenai kebocoran itu.
Transisi ekonomi baru
Dalam wawancara itu, Obama juga mengatakan bahwa ia tidak bisa meramalkan apakah Amerika akan menempuh transisi sepenuhnya dari ekonomi yang berdasarkan minyak ketika masih dalam masa hidupnya.Namun ia menambahkan bahwa sekarang saatnya untuk memulai transisi dan investasi dalam cara baru di bidang energi.
"Saya tidak punya gagasan mengenai sumber energi baru apa yang akan tersedia, teknologi apa yang akan menurunkan harga energi terbarukan, "katanya.
"Yang bisa kita ramalkan adalah kesediaan bahan bakar fosil akan semakin sedikit; bahwa akan menjadi lebih mahal untuk mendapatkannya; akan ada dampak lingkungan bagi anak-anak kita...yang akan ditanggung oleh cucu dan cicit kita."
Obama telah mengunjungi Louisiana tiga kali. Ia sekarang akan melawat ke negara-negara bagian yang terkena dampak bencana itu namun belum pernah dikunjunginya, seperti Alabama, Mississippi dan Florida.
BP telah menyumbat sumur minyaknya yang rusak bulan ini dan sampai minggu lalu telah mengangkat kembali sekitar 15.000 barel minyak per hari.
Diperkirakan sekitar 40.000 barel minyak per hari mungkin keluar dari sumur itu sebelum ditutup.
(bbc/bbc)











































