Waspada Omicron! Perkuat Imun dengan Vitamin C yang Benar

Advertorial - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 00:00 WIB
adv bejo
Foto: Shutterstock
Jakarta - Kasus positif virus Corona (COVID-19) varian Omicron di Indonesia bertambah 140 sehingga totalnya menjadi 1.766 per Rabu (26/1). Mayoritas kasus masih berasal dari pelaku perjalanan luar negeri.

Meskipun sejauh ini efek yang ditimbulkan varian Omicron kebanyakan bergejala level ringan (mild), namun masih belum diketahui apakah akan menimbulkan long Covid atau tidak.Pembawa virus umumnya menunjukkan gejala ringan, seperti hidung tersumbat ataupun berair, sakit kepala, dan tenggorokan sakit atau gatal. Gejala yang masuk kategori ringan ini membuat penderita tidak menyadari dirinya sudah tertular Omicron.

Terkait masuknya varian baru Omicron di Indonesia, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Hal ini penting karena tingginya mobilitas masyarakat yang akan menjalani aktivitas terkait momen Natal dan Tahun Baru. Kunci penting mencegah terinfeksi virus COVID-19 yang ditetapkan pemerintah adalah menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan menghindari mobilitas. Cara ini semakin optimal apabila ditambah dengan memperkuat daya tahan tubuh.

Pentingnya Perkuat Imun

Mengutip The Guardian, Sheena Cruickshanks seorang Profesor Imunologi di University of Manchester mengatakan, untuk mengetahui cara merawat sistem imun, seseorang harus memahami kekuatannya terlebih dahulu. Sistem imun sendiri memiliki titik buta, di mana respons imun tidak dapat mengenali virus atau kuman tertentu.

Menurut Profesor Sheena, gaya hidup yang sehat seperti berolahraga dan menghindari paparan sinar UV, akan memastikan pertahanan tubuh dapat melawan virus-virus asing ini. Gaya hidup sehat diperlukan untuk mencegah paparan virus tubuh. Sebab, ketika sistem imun rendah, virus apapun termasuk SARS-CoV-2 akan mudah menyerang.

Tidak kalah pentingnya, cukupnya asupan vitamin C untuk tubuh berperan dalam memperkuat sistem imun. Vitamin C berfungsi mendukung produksi sel darah putih untuk membantu tubuh melawan infeksi dan memerangi peradangan dalam tubuh, serta berperan mengatasi infeksi dan memperkuat sistem imun. Kemampuan ini yang membuat vitamin C direkomendasikan sebagai bagian dari terapi COVID-19.

Cara Perkuat Imun

Masyarakat tidak boleh lengah dengan masuknya varian Omicron ke Indonesia. Pasalnya, gejala dari varian baru ini berbeda dengan varian lainnya dan tanpa gejala. Pada varian ini, tidak ditemukan anosmia atau ageusia seperti varian Delta.

Lalu, apakah sudah divaksin menjamin tidak terkena varian baru ini? Di Korea dan Jepang, kasus Omicron ditemukan pada pasien yang sudah divaksin dosis lengkap. Oleh karena itu, penting untuk memastikan antibodi tetap optimal dengan menjalankan prokes, menjalankan gaya hidup sehat dan rutin mengonsumsi vitamin C dan vitamin D3 untuk membantu meningkatkan sistem imun, serta melengkapinya dengan imunomodulator.

Imunomodulator dalam kandungan suplemen dapat memodifikasi respons imun dengan mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif seperti mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu. Karenanya imunomodulator bermanfaat untuk memperbaiki sistem imun, memperbanyak antibodi untuk menjaga daya tahan tubuh adekuat, dan bekerja langsung pada sistem imun.

Vitamin C sangat penting karena merupakan salah satu komponen penting dalam mengoptimalkan sistem imun. Vitamin C dapat meningkatkan fungsi imun dan membantu kerja sel imun dalam menghancurkan patogen/virus. Vitamin C juga bermanfaat menurunkan kejadian infeksi dan membantu meremajakan sel tubuh yang rusak akibat infeksi virus.

Mengonsumsi Vitamin C dalam jumlah1.000mg memegang peranan penting untuk memelihara daya tahan tubuh dari serangan kuman/virus, serta radikal bebas sehingga tidak mudah jatuh sakit apalagi di era pandemi saat ini.

"Sebenarnya sekarang kan lagi masa pandemi, kita tidak tahu di luar paparan virusnya seperti apa. Kita tidak yakin lah kalau di luar 100 persen sehat. Meskipun kita menjaga kebersihan, kita masih membutuhkan pertolongan dari dalam. Kita butuh untuk mengaktifkan daya tahan tubuh kita. Jadi, salah satu yang kita lakukan adalah minum vitamin C tambahan," ujar dr. Devia Irine Putri dalam wawancara IG Live di akun Instagram @jossc1000.

[Gambas:Instagram]

Adapun dosis konsumsi harian vitamin C berkisar antara 250 mg - 1.000 mg. Oleh karena itu, untuk mempercepat pemulihan, pasien COVID-19 bisa mengonsumsi vitamin C dosis tinggi 1.000 mg.

"Dosis tinggi yang dikatakan mungkin 500 mg - 1.000 mg, kalau segitu sebenarnya masih dalam batas normal. Kita boleh mengonsumsi itu karena dengan dosis segitu kita bisa mendapat manfaat selain daya tahan tubuh jadi teraktivasi, kita juga bisa mendapat manfaat antioksidan (dari vitamin C) yang penting buat tubuh," imbuhnya.

adv jossdok. JOSS C-1000

Joss C1000 merupakan suplemen minuman dengan kandungan vitamin C 1000 mg yang juga direkomendasikan Klikdokter untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan mengonsumsi Joss C1000, tubuh akan menjadi sehat dan kuat dalam menjalani aktivitas. (adv/adv)