Perusahaan jasa logistik J&T Express ingin memajukan e-commerce lokal agar tak hanya diakui di Tanah Air tetapi juga di mancanegara. Hal ini disampaikan oleh Key Account Manager J&T Express Iwan Senjaya di acara Indonesia E-Commerce Conference 2018.
"Harapan kita adalah agar pelaku e-commerce Indonesia dapat membuka pasar di luar negeri. Jadi mereka tak hanya berjualan di Indonesia. Kita ingin para pelaku e-commerce Indonesia lebih maju dan punya pasar yang luas," kata Iwan di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (18/7/2018).
Lanjut Iwan, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pasar e-commerce terbesar di dunia. Sekitar 90 persen orang Indonesia sudah melek teknologi dan 70,2 persen dari angka tersebut sudah beralih ke belanja online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan tren market yang berubah, itu artinya logistik pun menjadi hal utama. Call centre menjadi 24 jam karena bisnis online itu tidak pernah terbatas waktu dan terus berputar sepanjang hari, lalu berjalan selama 365 hari dalam setahun. Tak peduli tanggal merah atau libur weekend, bisnis online terus berkembang dan melakukan transaksi.
Sejalan dengan kebutuhan bisnis online yang tinggi, ke depannya, J&T Express akan menggunakan Automatic Sorting Machine (mesin sortir paket otomatis) dalam proses pengiriman barangnya. Mesin tersebut digunakan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dalam sortir barang dan diklaim dapat mempercepat proses pengiriman barang sampai ke lokasi tujuan.
Proses pembukaan acara Indonesia E-Commerce Conference 2018 (Foto : Raden Fadli Sumawilaga/detikcom) |
"Kami ingin J&T Express bisa menjadi kepanjangan para pelaku e-commerce Indonesia untuk memasarkan produknya ke luar negeri terutama di Asia Tenggara. Itulah mengapa kami menerima tawaran untuk menjadi sponsor utama acara konferensi ini," pungkas Iwan.
Indonesia E-Commerce Conference 2018 merupakan agenda konferensi e-commerce se-Asia Tenggara yang diadakan oleh Shan Hai Map bersama dengan J&T Express. Acara ini juga diikuti oleh berbagai perusahaan e-commerce Indonesia seperti Blibli, JD.ID, AkuLaku, Zalora, Lazada, dan masih banyak lagi.












































Proses pembukaan acara Indonesia E-Commerce Conference 2018 (Foto : Raden Fadli Sumawilaga/detikcom)