Pemprov Jateng Bedah 2 Rumah Veteran di Purbalingga

Pemprov Jateng Bedah 2 Rumah Veteran di Purbalingga

Advertorial - detikNews
Rabu, 23 Mei 2018 00:00 WIB
Pemprov Jateng Bedah 2 Rumah Veteran di Purbalingga
Jakarta -

Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko meninjau rehablitasi rumah dua veteran pejuang kemerdekaan RI. Mereka adalah Sueb dan Basiran. Heru mengatakan program rehabilitasi ini merupakan wujud penghargaan atas jasa veteran pejuang kemerdekaan.

"Kita melihat bagaimana pemugaran rumah veteran pejuang. Ini sebagai rasa hormat, tanda kasih, atau tanda tresna dari pemerintah untuk mereka. Semoga bermanfaat," ujar Heru.

Ketua Markas Cabang Veteran Purbalingga, Khasiran, mengatakan Sueb termasuk salah seorang veteran pejuang yang gigih merebut kemerdekaan sejak 17 Agustus 1945.

"Beliau sudah berjuang lama. Pak Sueb ini merupakan veteran pejuang 45 yang aktif merebut kemerdekaan kita mulai 17 Agustus 1945 hingga 27 Desember 1949. Senjatanya cuma bambu runcing," jelasnya.

Sueb mengisahkan pengalamannya berjuang merebut kemerdekaan NKRI bersama rekan sejawat begitu menggebu-gebu. Meski usia veteran pejuang tersebut sudah menginjak 89 tahun, daya ingatnya masih kuat.

Pria yang tinggal di Desa Padamara RT 06/ RW II, Kecamatan Padamara ini bercerita ia turut berjuang saat Agresi Militer Belanda II terjadi di Indonesia pada 1948 silam. Bersenjatakan bambu runcing, Sueb dan para pejuang tak gentar melawan penjajah. Penjajah berhasil diusir, tapi banyak rekan sejawatnya yang gugur di medan tempur.

Pria yang memiliki tujuh anak itu juga bercerita tentang keberanian dan kegigihan Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Tomo dalam mengobarkan semangat perjuangan rakyat. Sueb menuturkan sebutan bung bukan sekadar julukan yang disematkan kepada tiga tokoh pejuang kemerdekaan tersebut.

"Bung itu sebenarnya singkatan berjuang untuk negara. Saya sering mendengar kata-kata itu dari Bung Karno. Pemuda-pemuda saiki kudune semangat berjuang demi keutuhan bangsa," tegasnya.

Sueb menjadi salah seorang veteran pejuang kemerdekaan RI yang beruntung karena memperoleh dana sosial Bank Jateng sebesar Rp 49,713 juta untuk bedah rumah. Atap bambu rumah Sueb yang semula rapuh kini sudah diganti dengan genteng. Rumah pria yang saat ini mengabdi sebagai guru ngaji itu juga dicat menjadi semakin indah.

Pemprov Jateng Bedah 2 Rumah Veteran di Purbalingga

Pejuang veteran lainnya yang mendapatkan hadiah bedah rumah adalah Basiran. Ia adalah seorang veteran pejuang kemerdekaan RI yang tinggal di Desa Kalikidang RT 01/ RW I, Kecamatan Sokaraja. Basiran juga menjadi salah seorang veteran pejuang yang beruntung memperoleh bantuan dana sosial Bank Jateng sebesar Rp 65,998 juta untuk bedah rumah.

Semula rumah Basiran berupa bangunan dari kayu-kayu yang mulai lapuk dan dikelilingi kebun. Kini, tepat di samping rumah lamanya itu, tengah dibangun rumah baru seluas 5x7 meter yang berisi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Pria berusia 72 tahun tersebut begitu senang memperoleh bantuan sosial rehabilitasi rumah. Ia berjanji akan merawat rumah barunya itu secara sungguh-sungguh. Di rumah itu, ia tinggal bersama sang istri dan anak ketiganya.

Basiran memiliki empat orang anak dan enam cucu. Sehari-hari Basiran mengumpulkan rezeki sebagai pengayuh becak dan menggarap sawah.

"Saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya. Setelah didirikan, (rumah) akan saya rawat sedemikian rupa sampai ke generasi penerus saya. Niki sae sanget (ini bagus sekali). Semoga pemerintah terus memperhatikan orang-orang yang berjuang dahulu," ujar Basiran.

(adv/adv)
Berita Terkait