Anak usaha tersebut yakni PT Cemani Karya Mandiri FNC yang bergerak di jasa house keeping (cleaning service), PT Purnawira Jasa Securindo yang bergerak di jasa keamanan, PT Surya Cahya Perkasa FNC yang bergerak di bidang fabrikasi lampu LED untuk penerangan jalan umum (PJU), dan PT Bina Usaha Jasa Mandiri yang melayani instalasi elektrikal sangat serius berinvestasi di Indonesia.
Hal ini karena banyaknya proyek di bidang Infrastuktur yang beberapa tahun belakangan di mulai dari Ibu Kota dan beberapa wilayah di seluruh Indonesia.Semakin besarnya dana infrastruktur yang dibutuhkan, rupanya menyita perhatian industri jasa dan investor asing FNC Group melalui Chairman Mr OH Hanjun.
Awal 2018, FNC Group membawa dana Rp 50 miliar langsung dari Korea Selatan.President Director FNC Group Indonesia Mr Park Duck Bae menjelaskan, dengan adanya peningkatan dana ini, diharapkan akan membuat FNC Group semakin agresif dan memperbesar usahanya di Indonesia.
Kunjungan Presiden Korea Selatan Mun Jaein tahun lalu ke Indonesia telah banyak menyita perhatian dan pertanyaan beberapa Investor di Korea. Mereka banyak bertanya mengenai investasi ke Indonesia.
FNC Group dengan jasa alih dayanya memiliki beberapa keunggulan dengan adanya kontrak dengan kedutaan Malaysia dan beberapa kedutaan besar lainnya. FNC Group juga telah menjalin MoU dengan beberapa perusahaan ternama.
Untuk baterai Lampu LED PJU tenaga surya yang dimiliki FNC Group, ternyata mempunyai kesamaan dengan mobil listrik yang banyak dibicarakan saat ini.
Menurut CFO FNC Group, Agus Wulanto, untuk perusahaan alih daya ke depan akan terima investasi USD 20 juta.
"Di mana target kita untuk menjadi nomer 3 di Indonesia di tahun 2020," ujar Agus.
Perusahaan asal Korea Selatan ini ingin ikut serta dalam pembangunan Indonesia ke depan. Khususnya untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan dapat dinikmati oleh semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut klik www.fncgroup.co.id. (adv/adv)











































