Ketua DPR Setya Novanto mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo yang membatalkan kebijakan full day school yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. DPR memberikan apresiasi atas respons cepat presiden setelah memperhatikan aspirasi masyarakat, khususnya ormas-ormas Islam yang menolak pemberlakuan full day school karena dapat meresahkan masyarakat.
Pernyataan tersebut, disampaikan Novanto di sela-sela Safari Ramadan ke Kabupaten Tegal, Brebes, dan Cirebon, Senin (19/6/2017).
Sebagai penyelenggara negara yang juga warga nahdliyin, Novanto sangat memahami dampak yang ditimbulkan bila kebijakan tersebut terus dipaksakan. Ini dikarenakan akan mematikan Madrasah Diniyah atau sekolah sejenis yang masuk siang sampai sore hari, yang jumlahnya mencapai puluhan ribu.
Novanto memaparkan, ke depannya setiap kebijakan yang akan diambil pemerintah perlu dilakukan kajian yang komprehensif dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta kaum profesional. Sehingga kebijakan tersebut punya landasan sosiologis yang kuat dan tidak mudah untuk digugat oleh masyarakat. (adv/adv)











































