Alasan itulah yang membuat Indonesia untuk pertama kalinya diberi kehormatan menjadi salah satu tuan rumah Social Media Week di 2015. Acara global di bidang media sosial yang telah diselenggarakan sejak 2009 secara serentak di berbagai kota di dunia. Acara yang diselenggarakan pada 23-27 Februari 2015 di Pacific Place Jakarta ini berbicara mengenai bagaimana media sosial dan teknologi dapat mendorong perkembangan kehidupan dan taraf hidup masyarakat.
"Pada saat yang sama dengan sekarang ini Social Media Week juga digelar di New York, Milan, Hamburg, Lagos, Kopenhagen dan Bangalore. Kita harus bangga karena Indonesia terpilih sebagai salah satu tuan rumah acara yang cukup bergengsi ini," ujar Antonny Liem, CEO Merah Cipta Media (MCM), penyelenggara Social Media Week Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Acara ini memiliki relevansi yang kuat dengan visi BCA untuk selalu berusaha di sisi nasabahnya melalui channel-channel media sosial. Kami merasa penting untuk hadir di sini untuk berbagi mengenai pengalaman kami memberdayakan nasabah lewat media sosial,” ujar Esther Meliana - Head of Marketing Communications BCA.
Social Media Week diisi dengan dua hari konferensi terbuka dan lima master class bagi para pelajar dan praktisi yang ingin menimba ilmu mengenai media sosial. Tidak hanya itu gelaran ini juga diramaikan dengan sejumlah workshop dan temu komunitas gratis.
Hampir 60 pembicara terbaik juga hadir untuk membagikan pandangan, pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan berkualitas seputar media sosial dan peranannya bagi kehidupan. Beberapa di antaranya adalah Scott Lamb – VP International BuzzFeed, Anthony Tan – Co-founder & CEO GrabTaxi, William Tunggaldjaja – Country Manager Path, Andrew Darwis – Founder Kaskus, Arief Aziz – Founder Change.org dan masih banyak lagi.
Ada juga tim dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga membeberkan mengenai Jakarta Smart City. Sebuah visi penggunaan teknologi informasi dan media sosial untuk penataan kota yang kini tengah dirintis oleh Pemprov DKI. BCA pun tidak ketinggalan menurunkan sejumlah praktisinya untuk berbagi dalam Social Media Week. Seperti Ina Suwandi – General Manager BCA, Esther Meliana – Head Marketing Communications BCA, Wani Sabu – Head of Halo BCA dan Duardi Prihandiko – Head Digital Marketing BCA yang hadir dalam berbagai sesi studi kasus.
"Jumlah mobile subscription di tanah air memang sangat aktif. Sayang, penggunaannya mayoritas bersifat non-produktif. Harapannya dengan pengetahuan dari sini penggunaan media sosial lebih ke arah produktif. Misalnya sebagai wadah berkarya, pemasaran dan komunikasi, mengubah opini publik dan kebijakan pemerintah hingga menyelamatkan hidup,” terang Antonny lagi.
Tidak hanya pengisi acaranya yang cukup spesial. Berbagai booth menarik juga hadir di acara ini. Salah satunya adalah booth BCA yang menghadirkan sejumlah layanan perbankan futuristik berbasis digital. Misalnya saja, KlikBCA, BCA Mobile, Tahapan Xpressi hingga produk andalan seperti Kartu Kredit BCA dan Flazz.
Khusus pada hari tersebut pengunjung yang membuat kartu Tahapan Xpressi edisi Valentine akan berkesempatan memenangkan voucher MAP senilai Rp 50.000,-. Caranya dengan TwitPic kartu dengan mention @XpressiBCA.
Social Media Week disambut antusias terbukti dengan terjual habisnya tiket untuk berbagai sesi konferensi dan master class. Acara ini diharapkan dapat terus dilangsungkan di tahun-tahun berikutnya dan menjadi salah satu benchmark untuk acara sejenis di Asia Tenggara.
"Harapan saya pengetahuan-pengetahuan di sini dapat memberi inspirasi bagi banyak kalangan penggiat media sosial di tanah air. Bukan hanya dari pembicara BCA saja tetapi juga yang lainnya baik yang dari Indonesia maupun mancanegara,” lanjut Esther Meliana menutup pembicaraan.
BCA Senantiasa di Sisi Anda
(adv/adv)










































